Pemkot Pagaralam Bersama Forkopimda Panen Raya Bawang Merah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Swasembada pangan perlu adanya, karena dampaknya yang cukup besar dan berasa oleh masyarakat. Dalam rangka mendukung swasembada pangan sekaligus pengendalian inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kelompok Tani Air Lawu, melaksanakan panen raya Bawang Merah, di Gunung Agung Pauh, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara, Sabtu (15/11/2025).

Pelaksanaan kegiatan panen bersama yang dipimpin Wakil Wali Kota Hj Bertha beserta Forkopimda Pagar Alam ini, merupakan tindak lanjut dari rangkaian program BI Perwakilan Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumsel, serta Pemkot Pagar Alam melalui Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, yang sebelumnya telah melaksanakan penanaman simbolis bibit bawang bersama Kelompok Tani Air Lawu, pada Agustus 2025 lalu.

Wawako Hj Bertha menjelaskan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang sejalan dengan arah kebijakan pangan dari Pemerintah pusat, dalam upaya memperkuat ketahanan pangan Nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap Impor.

Wakil Wali Kota juga mengatakan Kota Pagar Alam sebagai salah satu daerah yang secara aktif mengimplementasikan program tersebut, hal ini tentu merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kota Pagar Alam, untuk mewujudkan kedaulatan pangan Daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wawako Hj Bertha mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak BI Perwakilan Sumsel, atas sinergi, kepedulian, dan komitmennya, dalam mendorong pertumbuhan sektor riil serta menjaga kestabilan harga pangan di Provinsi Sumsel.

“Program ini juga sejalan dengan visi pembangunan pertanian berkelanjutan, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat daya saing komoditas lokal, baik di pasar Nasional maupun Internasional,” pungkas Wawako.(Rep)

Wawako Bertha Dorong Realisasi Kereta Gantung Gunung Dempo, Minta Dukungan Kemenparekraf

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wakil Wali Kota Hj Bertha mengungkapkan keinginannya mewujudkan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo. Hal tersebut diungkapkan Wawako pada kegiatan Fun Run dan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Lapangan Landing Tangga 2001 Gunung Gare, Sabtu (15/11/2025).

Wawako Hj Bertha menjelaskan, di zaman kepemimpinan H Alpian Maskoni dan Muhammad Fadli (alm) periode lalu, telah tercetus wacana untuk membangun Cable Car di Kawasan Wisata Gunung Dempo, dengan menggandeng PT Industri Kereta Api (INKA) Persero.

“Tapi sampai saat ini belum dapat terealisasi, maka dari itu kami Pemkot Pagar Alam memohon dukungan dari Sekretaris Kementerian Pariwisata RI, pak Bayu Aji, untuk melobi atau mencarikan investor untuk dapat merealisasikan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo,” ungkap Wawako.

Lebih lanjut Hj Bertha mengatakan, dengan dibangunnya kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo, akan berdampak terhadap kualitas dan kuantitas pelayanan pariwisata serta menguatkan daya tarik bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Pagar Alam.

“Hal ini tentunya sejalan dengan Visi Kota Pagar Alam yang terus berkomitmen sebagai Kota kunjungan wisata terdepan di Sumatera Selatan,” pungkas Wawako.

Sementara Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Bayu Aji, dalam sambutannya sangat menyambut baik dan siap membantu apa saja yang dibutuhkan untuk dapat merealisasikan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo Kota Pagar Alam.(Rep)

 

Rute Baru dan Konsep Segar Warnai Sriwijaya Dempo Run 2025 di Pagar Alam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wajah dan kemasan baru akan ditampilkan saat agenda tahunan Dempo Run. Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumateta Selatan akan kembali menggelar kegiatan tahunan Sriwijaya Dempo Run tahun 2025, yang rencananya tidak hanya dibuka oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru, namun juga dibuka oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming.

Kegiatan Sriwijaya Dempo Run ini seperti yang telah diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya, yang akan melibatkan peserta dari berbagai daerah. Adapun salah satu agenda besar di Pagar Alam ini rencananya akan dilaksanakan pada 6 Desember 2025 mendatang.

Namun, untuk di tahun 2025 ini rute yang akan dilewati bakal diubah, tidak seperti tahun sebelumnya. Hal ini masih dibahas dalam agenda audiensi Kepala Dispora Provinsi Sumsel bersama Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, di Rumah Dinas Wali Kota Pagar Alam, pada Selasa (11/11/2025).

Tak hanya itu, Pemkot Pagar Alam bersama Dispora Provinsi Sumsel juga akan melakukan persiapan yang lebih matang, baik dari segi teknis pelaksanaan, penyambutan tamu, rute yang akan dilewati, serta giat-giat lain yang bisa diagendakan bisa digabung menjadi satu rangkaian.

“Kita perlu persiapan yang matang demi suksesnya agenda tahunan ini ‘ tutup Walikota Pagaralam (Rep)

BPBD Pagaralam Imbau Warga Waspada Dampak Musim Pancaroba

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Musim pancaroba yang saat ini melanda dan terjadi, dampaknya yang dapat mengakibatkan bahaya secara dadakan,haruslah diwaspadai. Seperti hujan, angin’ puting beliung,longsor dan sebagainya.

Berkenaan dengan musim diatas masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada dan berhati-hati setiap saat. Baik ketika akan,sedang dan sepulang beraktifitas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Pagaralam John Hasman kepada media ini,Senin (10/11) di ruang kerjanya,saat ini musim hujan,terkadang juga disertai angin. Untuk itu diimbau agar berhati-hati dan waspada setiap waktu

“saat akan,sedang dan setelah beraktivitas karena bahaya bisa saja terjadi kapan dan dimana saja.”‘ujarnya. Selain itu juga John Hasman mengimbau untuk tidak membuang sampah di selokan dan sungai yang bisa menyebabkan banjir dan membuat pemandangan yang tak sedap.

“kalau sampah dibuang sembarangan ke sungai akan membuat aliran air terhambat, akhirnya banjir,buanglah sampah pada tempatnya.’harapmya.

Mari kita bersama menjaga kota ini agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, tutupnya (Rep)

Pemkot Pagar Alam Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD Terkait Pembentukan Perda Tahun 2026

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha, menghadiri Rapat Paripurna XVII Sidang ke-3 DPRD Kota Pagar Alam pada Agenda Jawaban Wali Kota Pagar Alam terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD tentang pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Kota Pagar Alam Tahun 2026, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam, Rabu (05/10/2025).

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua I Hj. Dessy Siska, didampingi Wakil Ketua II H. Syahrol Effendy dan diikuti oleh anggota DPRD kota Pagar Alam.

Dalam penyampaian jawaban Wali Kota, Wawako Hj. Bertha menyampaikan ucapan terimakasih kepada fraksi-fraksi DPRD yang telah menyampaikan pandangan umum dan memberikan saran serta masukan terhadap pembahasan Program Pembentukan Perda Tahun 2026 yang disampaikan Walikota pada rapat paripurna sebelumnya.

“Mengenai himbauan, saran dan usul yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD Kota Pagar Alam akan menjadi bahan pengkajian oleh Pemerintah Kota untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas pada pembangunan Kota Pagar Alam dimasa yang akan datang,” lanjut Wawako.

Rapat Paripurna ini turut dihadiri Unsur Forkopimda Kota Pagar Alam, Pj. Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, Asisten dan Staf Ahli Walikota Pagar Alam, Seluruh Kepala OPD, Kabag, Camat, Lurah se-Kota Pagar Alam dan Instansi Vertikal di Kota Pagar Alam.(Rep)

Wali Kota Ludi Oliansyah Dorong Optimalisasi Aset untuk Tambah PAD, SRG Kopi Akan Dikelola Koperasi Merah Putih

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Aset daerah yang tidak maksimal akan dimaksimalkan dan dioptimalkanopeh Pemkot Pagaralam. Hal ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan asli daerah.Salah satunya gudang Komodoti. Mengoptimalkan daya guna dan hasil guna barang milik daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah (PAD),  Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam menyusun rencana pemanfaatan aset milik Pemkot Pagar Alam, salah satunya Gudang Komoditi Kopi dengan Sistem Resi Gudang (SRG) Kota Pagar Alam.

Gudang yang terletak di Dusun Aur Duri Kelurahan Karang Dalo Kecamatan Dempo Tengah, rencananya akan digunakan oleh pelaku Eksportir Kopi, yakni Koperasi Kelurahan Merah Putih dalam wilayah Kota Pagar Alam.

Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah meminta OPD terkait untuk melakukan kajian mengenai aturan perundang-undangan yang ada, serta sistem pemanfaatan tersebut harus sesuai dengan aturan dan dapat meningkatkan PAD Kota Pagar Alam.

“Kedepan, kita minta untuk terus tambah sumber PAD, jadi dari aset kita yang disewakan dan sebagainya itu kita sudah bisa menghitung berapa penghasilannya setiap tahun, sehingga untuk hasilnya nanti apakah kita bagi 60 40 persen, atau 70 30 persen, kita lihat sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkap Wali Kota Ludi saat memimpin rapat di Ruang Rapat Besemah III Setdako Pagar Alam, pada Selasa (04/11/2025).

SRG Kota Pagar Alam ini merupakan bangunan yang dibangun pada tahun 2012 lalu oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, dengan kapasitas 2000 ton yang sebelumnya difungsikan untuk menampung kopi hasil panen dari masyarakat Kota Pagar Alam pada masa kepemimpinan Wali Kota Hj. Ida Fitriati.(Rep)

Latsar CPNS Kota Pagar Alam Resmi Dibuka, Hj. Bertha Ajak Peserta Jadi Agen Perubahan dan Pelayan Masyarakat yang Berintegritas

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wakil Walikota Pagaralam.H.Bertha buka pelatihan dasar (latsar) 158 CPNS Pagaralam angkatan 67 gol II dan III PROVINSI SUMSEL Acara mengambil tempat di Balai Kota Selasa (28/10). diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Nampak hadir sejumlah kepala dinas dan badan ,pabung ,tamu dan undangan penting lainnya selain tentu para CPNS yang mengikuti pembekalan latihan dasar.

“Masih banyak PNS yang berprilaku kurang baik dan menjadi sorotan bahkan lebih dari itu, karenanya diperlukan pelatihan dasar. Ikuti diksar dengan baik.”pesannya saat membuka latsar.

Lanjut Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha Pelatihan Dasar (LATSAR) Calon Pegawai Negeri Sipil Gelombang III Angkatan VI, VII, IX, dan X. Merupakan ajang penggemblengan diri seorang CPNS . Hj. Bertha menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai pondasi bagi para calon ASN untuk menjadi abdi negara yang profesional, berintegritas, dan memiliki komitmen tinggi dalam melayani masyarakat. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta menjadi agen perubahan yang positif dalam pembangunan Kota Pagar Alam.

“Ikuti pelatihan dengan baik dan manfaatkan ajang ini.’ucapnya.(Rep)

Kapolres Pagaralam Hadiri Hari Santri

PAGARALAM -(deklarasinews.com)– Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K menghadiri langsung acara di Pondok Pesantren Daarul Kutub El-Gontori, Rabu (22/10/2025) pukul 08.00 WIB. Kehadiran Kapolres disambut hangat oleh pimpinan pondok, para santri, serta masyarakat sekitar.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pagar Alam H. Bertha, S.H., M.Kn, Pabung Kota Pagar Alam, DPRD Provinsi Sumatera Selatan, serta ratusan santri dan masyarakat. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah, Polri, dan lembaga keagamaan.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K dalam sambutannya menyampaikan bahwa Polri akan terus mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan karakter di pesantren. “Santri adalah bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan membangun generasi berakhlak. Polres Pagar Alam akan selalu hadir untuk mempererat silaturahmi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah kita,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Daarul Kutub El-Gontori, Ustadz Muhaimin Ahmad, S.Pd., M.Si, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolres dan jajaran Forkopimda. “Kunjungan ini menjadi kebanggaan bagi kami. Dukungan dari Kapolres dan pemerintah menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan keagamaan dan kesejahteraan para santri,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Kasi Humas Polres Pagar Alam, Iptu Mansyur, S.H menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian sembako dan beras kepada masyarakat serta santri. “Ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Selain memperkuat tali silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi kebahagiaan di Hari Santri Nasional,” tutupnya.(Rep)

Respons Sigap Bhabinkamtibmas dan Warga Selamatkan Korban Longsor di Pagaralam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)-  Polres Pagaralam di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Dempo Makmur melakukan evakuasi dan penanganan terhadap korban tanah longsor yang terjadi di Desa Dempo Rejo, Kelurahan Dempo Makmur, Minggu 19 Oktober 2025.

Peristiwa tanah longsor tersebut mengakibatkan dua orang warga tertimbun material longsoran. Kedua korban diketahui bernama Sulistiyono (43) dan Nurdianto (52), yang kesehariannya bekerja sebagai petani. Kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Bhabinkamtibmas bersama personel TNI dan warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi. Berkat respons yang sigap, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan keselamatan korban.

Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. mengapresiasi cepatnya tindakan anggota di lapangan. “Tindakan cepat dan kerja sama semua pihak sangat membantu menyelamatkan korban. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagaralam Iptu Mansyur, S.H. menambahkan bahwa pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di wilayah rawan longsor. “Kami berharap masyarakat dapat segera melapor jika terjadi peristiwa serupa agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” tegasnya.(*)

Dinas Pertanian Pagaralam Dorong Pengakuan Kopi Raden Kuning sebagai Ciri Khas Kota di Ketinggian Seribu MDPL

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Dikenal dengan keindahan alam yang tidak sama dengan daerah lainnya. Selain keindahan alamnya, Pagaralam juga diakui sebagai produsen kopi yang potensial di wilayah Sumatera Selatan khususnya dan Indonesia pada umumnya. Kondisi ketinggian yang mencapai 1000 M lebih MDPL tentunya sangat diperlukan guna pengembangan jenis kopi tertentu yakni varietas kopi ‘Raden Kuning’.

Karena ketinggian dan morfologi yang ada di Pagaralam berbeda tentu ada ciri khas dan keunikan kopi Raden Kuning di daerah lain, seperti di Garut dan NTT contoh daerah yang juga menanam Arabica jenis ini.

Kepala Dinas Pertanian kota Pagaralam, Sutrimawati melalui Kabid Perkebunan,Anjas Hariansyah didampingi Dian Hanom baru baru ini kepada media ini mengatakan,kopi Raden Kuning Pagaralam memiliki kekhasan tersendiri, antara lain warna kuningnya agak semu,kandungan kambium nya lebih tebal, terus buah nya lebih besar,dan rasanya pun tentu khas.

Lebih lanjut jelas Anjas,pihaknya akan mendaftarkan Arabica Raden Kuning Pagaralam kepihak terkait dan kompeten guna mendapatkan pengakuan sesuai dengan keinginan Walikota Pagaralam Ludi Oliasyah yang memang berhasrat untuk itu.’kita harus berbeda dengan yang lain, serta khas dan tidak dimiliki oleh Arabica Raden Kuning lainnya.” Dan jangan lagi bak “telor mata sapi.” Ayam yang punya telor tetapi sapi punya nama ” ucapnya menirukan ucapan Walikota.

Masih kata Kabid Perkebunan ini, nantinya pihak BRIN akan meneliti lebih lanjut akan halnya kopi Raden Kuning Pagaralam. Sebelumnya sudah dilakukan penelitian awal oleh BRIN, urainya.

Lanjutnya, Bila kita berhasil mengembangkan kopi Raden Kuning ini, dampaknya dari sisi ekonomi luar biasa, karena harga  bubuk per kilo nya mencapai Rp.1.000.000,-. Mudah mudahan harapan dan keinginan ini akan terwujud dan Pagaralam akan semakin dikenal tidak hanya Nasional tapi juga Internasional.

Ditambahkan Anjas untuk menghindari klaim Pemkot Pagaralam melalui dinas Pertanian akan mendaftarkan I.G (indikasi geografis) ke Kemenkumham.

Adapun Indikasi geografis (I.G) kopi adalah,penanda  yang mengaitkan kopi dengan suatu wilayah  geografis tertentu di Indonesia ,yang memilik reputasi, kualitas, atau karakteristik khas yang berasal dari  lokasi tersebut,Pungkasnya.(Rep)