Duel Sarat Gengsi Turu I FC vs Aeta Squad Panaskan Lapangan Sapta Marga Serui, Turu I FC Melaju ke Semifinal

SERUI –(deklarasinews.com)- Turnamen Sepak Bola TKBM & Dandim 1709/YAWA Cup II 2025 kembali menghadirkan laga panas yang menyedot perhatian penonton di Lapangan Sapta Marga Serui, Kamis (30/10/2025) sore. Pertandingan babak 8 besar mempertemukan Turu I FC melawan Aeta Squad dalam duel sengit yang sarat gengsi.

Kedua tim sebelumnya sama-sama tampil impresif di babak 16 besar. Turu I FC berhasil menyingkirkan Manayami FC, sementara Aeta Squad memastikan tiket perempat final setelah menundukkan Wanamba FC. Pertemuan keduanya kali ini menjadi laga yang dinanti-nantikan publik, mengingat keduanya memiliki sejarah rivalitas kuat antara Kampung Turu dan Kampung Serui Laut.

Sejak peluit awal dibunyikan, laga berlangsung dengan tempo tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan, namun hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan, skor tetap imbang. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti yang menegangkan.

Akhirnya, Turu I FC keluar sebagai pemenang dengan skor 4–3 dan memastikan langkah mereka ke babak semifinal.

Manajer tim Turu I FC, Fredy Barangkea, mengaku bangga atas kerja keras para pemainnya.

“Kemenangan ini jadi modal berharga bagi kami untuk menghadapi laga berikutnya. Kami tetap mengedepankan disiplin dan sportivitas dalam setiap pertandingan,” ujarnya seusai laga.

Sementara itu, pelatih Turu I FC, Herman Oropa, menyampaikan rasa optimisme tinggi menjelang laga semifinal.

“Kami akan terus berjuang dengan semangat sampai ke partai final. Tim sudah siap secara mental dan fisik,” tegasnya.

Turnamen TKBM & Dandim 1709/YAWA Cup II 2025 diikuti oleh 35 tim dari Kabupaten Kepulauan Yapen, Mamberamo, dan Waropen. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80, yang diprakarsai oleh Dandim 1709/Yawa Letkol Inf Baskoro Wijaya Atmanto, S.E., bersama Ketua TKBM Serui Yakob Michael Tapakeding.

Dengan mengusung tema “Bangkitkan Semangat – Aureto. Disiplin & Sportivitas,” ajang ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan talenta muda sepak bola di wilayah Kepulauan Yapen, Papua.(GM)

Kasdam XXI/Raden Inten Hadiri Event Utomobile Run 10K dan 5K Tahun 2025

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Kepala Staf Kodam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol. menghadiri kegiatan Utomobile Run 10K dan 5K Tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor Bank Utomo, Jalan Raden Intan No. 93, Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, pada Minggu (26/10/2025).

Event olahraga lari jalan raya ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari jadi Bank Utomo sekaligus menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan masyarakat Lampung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irdam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han., Kapoksahli Pangdam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Sriyanto, M.I.R., M.A., Kanit Keuangan Polda Lampung Kombes Pol Juniar Simanjuntak, S.Si., M.Si., Kajasdam XXI/Raden Inten Letkol Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si.,  Direktur Utama PT BPR Utomo Manunggal Sejahtera Lampung, Bapak Rudy Hasanudin, Pimpinan Cabang Bank Danamon Ibu Lince,  Direksi dan Jajaran BPR dan BPRS se-Provinsi Lampung.

Event Utomobile Run 2025 diikuti lebih dari 2.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas lari, pelajar, masyarakat umum hingga prajurit TNI dan personel Polri. Peserta berkompetisi dalam dua kategori, yaitu 10 kilometer dan 5 kilometer, dengan rute yang melintasi sejumlah jalan protokol di Kota Bandar Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Andrian Susanto menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak penyelenggara serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan positif tersebut.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat sportivitas di tengah masyarakat Lampung,” ujarnya.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, ditandai dengan antusiasme peserta sejak pagi hari. Acara ditutup dengan penyerahan medali dan hadiah bagi para pemenang, serta pengundian doorprize menarik bagi seluruh peserta yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.(Red)

Uho Al – Khudry Sah Pimpin PBVSI Indramayu 2025–2029 Secara Aklamasi

(pelitaekspres.com) – INDRAMAYU – Moh. Makholiddin Al Khadriyyi, S.Ag., atau yang lebih dikenal dengan sapaan Uho Al-Khudry, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Indramayu, Jawa Barat, masa bakti 2025–2029.

Pria yang sebelumnya pernah menjadi Ketua Pelaksana Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli Indoor Antar Klub Under 19 Se Jawa Barrat, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di Aula Ki Tinggil, Pendopo Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (25/10/2025).

Pemilihan berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Seluruh peserta Muskab sepakat memberikan dukungan kepada Uho Al-Khudry untuk melanjutkan estafet kepemimpinan PBVSI Indramayu yang sebelumnya dijabat Kasan Basari.

Dalam sambutannya, Uho menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk memajukan prestasi bola voli Indramayu, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya. Kita akan bersama-sama membangun pembinaan atlet muda dan menghidupkan kembali semangat voli di seluruh wilayah Indramayu,” ujar Uho penuh semangat.

Musyawarah yang juga dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Jawa Barat, Dr. Drs Agus Jumaedi, M. Si, Binpres PBVSI Jabar Beni Hidayat, Kabid Perwasitan Dedi Setiawan, Pengurus Pengkab PBVSI Indramayu, dan para Ketua Klub bola voli Indoor Indramayu,  turut memberikan dukungan dan harapan baru perbolavolian di Indramayu maju kembali seperti puluhan tahun sebelumnya.

Dengan terpilihnya Uho Al- Khudry diharapkan PBVSI Indramayu lahir atlit atlit handal dan berpotensi dikancah nasional. “Ini keinginan dan harapan kami. Tentunya mari kita jalin kolaborasi yang baik dikepengurusan kedepan,, ” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum Pengprov PBVSI Jabar Agus Jumaedi, mengapresiasi atas digelarnya Muskab Pengkab PBVSI Indramayu periode 2025 – 2029.

“Biasanya setiap daerah yang menggelar Muskab yang hadir dari Pengprov Ketua Organisasi. Namun melihat Indramayu mulai semangat ingin bangkit lagi di perbolavolian indor maka kami hadir,” ujar Agus.

Agus Jumaedi yang kerap disapa Pak Boy berpesan siapapun Ketua Umum Pengkab PBVSI yang terpilih jangan membeda bedakan antara voli indoor dan voli pasir.

Karena atlit voli indoor dan atlit voli pasir merupakan satu kesatuan dibawah naungan Pengkab PBVSI.

“Selamat dan Sukses Muskab Pengkab PBVSI Indramayu. Dan selamat kepada Ketua Umum Pengkab PBVSI Indramayu yang terpilih,”ungkap Pak Boy.

Dengan terpilihnya Uho Lakhodri, diharapkan PBVSI Indramayu semakin solid dan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi di masa mendatang. (Wira)

Akademisi Olahraga Ardian Cahyadi: Pemerataan Infrastruktur Olahraga di Daerah Harus Menjadi Salah Satu Fokus Pembangunan Daerah

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Sentralisasi penyelenggaraan event olahraga di Bandar Lampung dinilai menjadi tantangan serius bagi pemerataan pembangunan olahraga di Provinsi Lampung. Akademisi olahraga, Ardian Cahyadi, menilai mundurnya beberapa kabupaten yang sebelumnya mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menunjukkan adanya ketimpangan dalam kesiapan infrastruktur dan strategi daerah.

“Ini sudah ketiga kalinya Porprov digelar di Bandar Lampung. Harusnya ini menjadi alarm penting bahwa pemerataan infrastruktur olahraga di daerah belum berjalan optimal,” kata Ardian kepada awak media, Selasa (21/10/2025).

Menurutnya, ketergantungan pada kota besar seperti Bandar Lampung mengindikasikan minimnya dukungan dan keberanian daerah lain dalam menjadikan olahraga sebagai sarana promosi wilayah. Padahal, di banyak daerah di Indonesia bahkan dunia, olahraga telah menjadi alat strategis untuk membangun citra, ekonomi, dan pariwisata lokal.

“Daerah sebenarnya punya peluang besar. Olahraga itu bukan hanya soal prestasi, tapi juga industri. Ketika ada event besar, sektor perhotelan, transportasi, kuliner, bahkan UMKM ikut bergerak. Sayang sekali kalau potensi ini tidak ditangkap,” ujarnya.

Ardian Cahyadi Menambahkan Lampung memiliki potensi kuat sebagai daerah sport tourism berkat letak geografis dan minat masyarakat terhadap olahraga. Namun, agar hal itu terwujud, harus ada model bisnis yang melibatkan sponsor, investor, dan pelaku usaha lokal.

“Ketika ekonomi olahraga hidup, masyarakat akan melihat olahraga sebagai karir masa depan. Atlet fokus pada prestasi, dan prestasi itulah yang mengangkat nama Lampung di level nasional dan internasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemerintah daerah harus mulai melihat olahraga sebagai hilir ekonomi dan bukan sekadar aktivitas kompetisi semata.“Kalau ditangani dengan baik, event olahraga bisa menjadi kampanye positif daerah. Bisa menunjukkan budaya, destinasi wisata, hingga produk unggulan. Tapi semua itu butuh keberanian membangun infrastruktur dan menggandeng sektor bisnis,” katanya.

Dirinya berharap pemerintah provinsi dan daerah segera menyusun kebijakan pemerataan infrastruktur olahraga yang disokong sektor swasta, agar percepatan prestasi dan ekonomi olahraga di Lampung tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi.

“Sudah saatnya daerah bergerak. Olahraga itu bukan beban, tapi peluang,” pungkasnya. (Red)

Usia Masih Belia, Para Kenshi Perkemi Bapor Pertamina EP Zona 4 Siap Guncang Arena Porprov XV Sumsel 2025 ‎

MUBA -(deklarasinews.com)- ‎Semangat juang membara terpancar dari tim Perkemi Bapor Pertamina EP Zona 4 Prabumulih yang tampil penuh percaya diri pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumsel 2025 di Muba. Dengan kekuatan 43 atlet kenshi yang mewakili 4 kabupaten/kota, tim ini optimis menorehkan prestasi terbaik di kejuaraan bergengsi tersebut.

‎‎Pelatih Dojo Bapor Pertamina EP Zona 4 Prabumulih, senpai Mustopa di dampingi senpai Mochamad Riza Zakaria dan senpai Holik menerangkan bahwa kenshi yang mewakili Dojo Bapor Pertamina EP Zona 4 Prabumulih terdiri dari 4 kabupaten/kota yakni Prabumulih 15 kenshi, Pali 16 kenshi, Muba 4 kenshi dan Muara Enim 8 kenshi.

‎‎” Meski datang dari latar daerah yang berbeda, seluruh atlet bersatu membawa nama besar Dojo Bapor Pertamina EP Zona 4,” kata senpai Mustopa

‎‎Menurut senpai Mustopa para atlet yang diturunkan kali ini berada pada rentang usia 9 hingga 17 tahun. Mereka siap turun di seluruh kelas pertandingan, mulai dari kategori Randori hingga Embu.

‎‎Untuk kelas Randori putra, para kenshi akan berlaga di kelas 45 kg, 50 kg, 55 kg, 60 kg, dan 65 kg. Sementara di kelas Randori putri, pertandingan akan berlangsung di kelas 40 kg, 45 kg, 50 kg, dan 55 kg.

‎‎Tak hanya itu, Bapor Pertamina EP Zona 4 Prabumulih juga menurunkan atlet di kelas Embu yang meliputi Embu pasangan, Embu beregu, hingga Embu campuran.

‎‎“Anak-anak ini sudah kami persiapkan dengan matang. Mereka tidak hanya berlatih teknik, tapi juga mental bertanding,” ujar Senpai Mustopa.

‎‎Di tempat yang sama, senpai Mochamad Riza Zakaria menambahkan bahwa dengan persiapan yang terukur dan intensif, Bapor Pertamina EP Zona 4 memasang target tinggi setidaknya 10 medali emas ingin dibawa pulang. Para kenshi mulai dibina sejak awal tahun, tepatnya sejak Januari 2025, dengan program latihan rutin.

‎‎Memasuki masa Training Center (TC) yang dimulai pada Agustus, latihan digencarkan hampir setiap hari, hanya memberikan jeda istirahat pada hari Minggu. Disiplin dan komitmen menjadi kunci utama dalam membangun kekuatan tim.

‎‎“Kami latih bukan hanya fisik dan teknik, tapi juga kedisiplinan. TC ini menjadi momentum penting untuk membentuk karakter juara,” jelas senpai Mochamad Riza Zakaria.

‎‎Lebih dari sekadar meraih kemenangan, Senpai Riza menekankan pentingnya pembentukan karakter dan mental juang para atlet muda. Ia berharap para kenshi bisa menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga dan pijakan untuk meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.

‎‎“Mereka bisa mencontoh senior-senior yang sudah berprestasi. Yang terpenting, karakter mereka terbina dengan baik. Bertanding di Porprov ini adalah bentuk penghargaan atas kerja keras mereka selama latihan,” tegasnya.

‎‎Di akhir, para pelatih Dojo Bapor Pertamina EP Zona 4 Prabumulih menyampaikan rasa terima kasih kepada Pertamina EP Zona 4 Prabumulih, juga kepada Dandim 404/Muara enim dan Danramil 404-02/Prabumulih yang telah memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun fasilitas, demi kelancaran persiapan tim menuju Porprov. (Ning)

Target 15 Medali Emas, IODI Kota Palembang Siap Menatap Porprov XV Sumsel 2025

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Dalam rangka mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XV Sumatera Selatan di Kabupaten Musi Banyuasin, Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Palembang menggelar Pemusatan Latihan Terakhir (TC) pada Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh atlet dancesport Kota Palembang yang akan berlaga di ajang bergengsi tersebut.

Ketua IODI Kota Palembang, Rubi Indiarta, dalam kesempatan kali ini diwakili oleh Bendahara Umum IODI, Yustin Kurniawan, SE., MM. Yustin mengatakan bahwa pemusatan latihan tersebut digelar untuk memantapkan persiapan para atlet dalam mempertahankan predikat Juara Umum Cabor Dancesport di ajang Porprov Sumsel yang akan berlangsung pada 18–23 Oktober 2025 mendatang.

“Kita harapkan adik-adik mampu menampilkan hasil yang terbaik sehingga Juara Umum akan kembali menjadi milik Kota Palembang,” kata Yustin, Selasa (14/10/2025).

Lebih lanjut, Yustin menegaskan bahwa IODI Kota Palembang menargetkan 15 medali emas pada Porprov kali ini. Target tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet agar tampil maksimal di setiap nomor pertandingan.

“Kami optimis dengan kemampuan dan kerja keras atlet-atlet kita. Target 15 medali emas ini bukan hal yang mustahil jika seluruh tim tetap fokus dan kompak,” ujarnya penuh semangat.

Selain itu, Yustin juga mengingatkan kepada seluruh atlet agar tetap menjaga sportivitas dan nama baik selama berada di Kabupaten Muba nanti.

“Kami dari IODI Kota Palembang menyampaikan kepada seluruh atlet untuk dapat menjaga nama baik, tunjukkan bahwa kita masyarakat Kota Palembang adalah masyarakat yang baik, serta jangan lupa untuk menjaga kesehatan,” tutupnya. (Ning)

‎Masuk 10 Besar Nasional, Atlet Disabilitas Sumsel Diganjar Bonus Miliaran Rupiah

PALEMBANG -(deklarasinews.com)-  Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) secara resmi menyerahkan bonus penghargaan kepada para atlet kontingen Sumsel yang telah menorehkan prestasi gemilang di ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024 di Solo. Prosesi penyerahan tersebut berlangsung khidmat di Auditorium Graha Bina Praja, Kompleks Pemprov Sumsel, Senin (13/10/2025).

‎‎Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Drs. H. Edward Candra, M.H., yang hadir mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, menyampaikan bahwa pemberian bonus ini merupakan bentuk nyata dari apresiasi pemerintah terhadap kerja keras dan dedikasi para atlet disabilitas yang berhasil mengharumkan nama daerah di level nasional.

‎“Hari ini Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur menyerahkan bonus bagi atlet Peparnas 2024. Alhamdulillah, kontingen Sumsel berhasil masuk 10 besar nasional dengan perolehan medali yang membanggakan,” ungkap Edward dalam sambutannya.

‎‎Lebih lanjut, Edward menjelaskan bahwa total bonus yang disalurkan oleh Pemprov Sumsel mencapai Rp22,15 miliar. Dana tersebut diberikan kepada atlet dan pelatih, disesuaikan dengan kategori dan jumlah medali yang berhasil diraih.

‎‎Ia memastikan, proses pencairan dilakukan pada tahun ini karena telah disesuaikan dengan skema penganggaran dalam APBD 2025.

‎‎“Kita bersyukur atas capaian luar biasa ini. Pemerintah berkomitmen untuk terus memberi dukungan dan pembinaan melalui NPCI. Kami berharap para atlet tetap konsisten berlatih, baik secara mandiri maupun melalui program pemusatan latihan,” tambah Edward.

‎‎Ketua NPCI Sumatera Selatan, Rian Yohwari, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Pemprov Sumsel terhadap atlet disabilitas. Ia menyebut, bonus ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga dapat menjadi modal berharga bagi masa depan para atlet.

‎‎“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas dukungannya. Bonus ini bukan sekadar hadiah, tetapi juga bisa menjadi modal usaha atau persiapan menuju kejuaraan selanjutnya,” ujar Rian.

‎‎Rian mengungkapkan bahwa prestasi kontingen Sumsel di Peparnas 2024 mengalami peningkatan signifikan dibanding edisi sebelumnya. Jika pada gelaran sebelumnya Sumsel hanya mampu membawa pulang 16 medali emas, tahun ini torehan tersebut melonjak menjadi 22 medali emas, sekaligus mempertahankan posisi peringkat ke-9 nasional.

‎‎Tak hanya itu, jumlah atlet Sumsel yang dipanggil untuk bergabung dalam Pelatnas juga mengalami peningkatan. Jika sebelumnya hanya delapan atlet yang dipanggil, kini jumlahnya melonjak menjadi 18 atlet.

‎“Ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini telah menunjukkan hasil positif. Kita tidak hanya bicara soal medali, tetapi juga regenerasi dan pembentukan atlet masa depan,” tegas Rian.

‎‎Di akhir sambutannya, Rian memberikan pesan penuh makna kepada para atlet agar tetap rendah hati dan terus berjuang.

‎‎ “Jangan hitung apa yang telah hilang, tapi lihat apa yang masih kita miliki. Meski dengan keterbatasan, kita tetap bisa memberikan manfaat dan kebanggaan bagi banyak orang,” tutupnya dengan penuh haru.(Ning)

Tim Pembina Posyandu Lampung Salurkan Bantuan Susu, Dukung Gerakan Nasional Cegah Stunting

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyerahkan bantuan susu kepada masyarakat sekitar Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pembina Posyandu di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Lampung, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 30 warga perwakilan RT 14 Kelurahan Sumur Batu. Pembagian susu ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Posyandu dalam mendukung gerakan pencegahan stunting melalui peningkatan gizi keluarga.

Bantuan susu diberikan dalam dua jenis, yaitu susu kotak (UHT) untuk anak-anak dan ibu hamil, serta susu dalam kemasan dus untuk anak balita ke atas. Setiap dua Kartu Keluarga (KK) menerima satu dus susu, sementara untuk susu UHT disalurkan sebanyak 10 ribu liter yang dibagikan ke satu kelurahan di dua RT.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan ini yang menjadi wujud nyata perhatian dan dukungan Posyandu terhadap upaya menekan angka stunting di Provinsi Lampung.

“Kami ikut serta memberikan bentuk perhatian dan kasih sayang yang hari ini Alhamdulillah berupa susu. Susu ini untuk anak-anak dan juga boleh untuk ibu hamil. Ini adalah gerakan serentak secara nasional untuk mencegah stunting dengan memberikan bantuan berupa susu,” ujar Wulan.

Wulan berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya anak-anak dan ibu hamil, agar dapat memenuhi kebutuhan gizi demi tumbuh kembang yang lebih sehat dan cerdas.

“Semoga bantuan ini bisa diterima dengan baik dan membawa manfaat. Terima kasih juga kepada ibu-ibu yang berkenan hadir. Mudah-mudahan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” ucap Wulan.

Dalam kesempatan tersebut, Wulan juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung, Saipul, beserta jajaran yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Saipul dan seluruh rekan-rekan Dinas PMD, juga kepada tim protokol dan media atas dukungan dan kehadirannya hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Yati dari Kelurahan Sumur Batu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Saya sangat senang karena memiliki dua anak yang membutuhkan susu. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak agar tumbuh sehat,” ujar Yati.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Posyandu Provinsi Lampung terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang serta berkontribusi nyata dalam upaya mencegah stunting dan membangun generasi Lampung yang sehat dan cerdas. (Red)

‎Turnamen Karate HUT TNI ke-80 Pecahkan Rekor Peserta, Ribuan Atlet Bersaing Jadi yang Terbaik!

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  ‎Suasana Gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC) berubah semarak saat sebanyak 1.600 karateka dari berbagai daerah di Sumatera dan provinsi tetangga berkumpul untuk mengikuti Open Tournament dan Festival Karate Piala Pangdam II/Sriwijaya. Kejuaraan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan berlangsung selama dua hari, 11–12 Oktober 2025.

‎‎Ajang bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Jasmani Kodam II/Sriwijaya, Kolonel Inf M. Arief Gumelar, S.I.P., M.M., yang hadir mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. Dalam amanat yang dibacakan, Pangdam menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda melalui semangat sportivitas dan jiwa ksatria.

‎‎“Kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan karakter generasi muda yang disiplin, kuat mental, serta memiliki semangat juang tinggi. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan jati diri prajurit TNI,” tegas Pangdam melalui amanat tertulis.

‎‎Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, turnamen ini menjadi salah satu kompetisi karate terbesar yang pernah digelar di wilayah Kodam II/Sriwijaya. Para atlet datang dari perguruan karate yang berada di bawah naungan FORKI Sumatera Selatan dan KKI, serta kontingen dari Bengkulu, Jambi, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, hingga Sumatera Utara, bertanding dalam 75 kelas yang diperlombakan.

‎‎Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT TNI, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaring bibit atlet berbakat yang kelak bisa mewakili Sumatera Selatan bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang seleksi dan tolak ukur pembinaan olahraga karate di berbagai daerah.

‎‎Pangdam II/Sriwijaya berharap kompetisi ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membangun persaudaraan antar-atlet serta memperkuat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai kejujuran, sportivitas, dan sikap kesatria.

‎‎“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam dunia pertandingan, tetapi kehormatan sebagai atlet sejati terletak pada cara bertanding yang sportif,” pesan Pangdam.

‎‎Sementara itu, Asisten Operasi Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Rony Fitriyanto, S.Sos., selaku Ketua Umum Pembina Kejuaraan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Kodam II/Sriwijaya, FORKI Sumsel, KKI, dan masyarakat pecinta karate menjadi kekuatan utama dalam membangun kejayaan olahraga karate di Sumatera Selatan.

‎‎ “Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berdisiplin, dan cinta tanah air,” ujarnya.

‎‎Gelaran ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjadi simbol persatuan serta semangat juang generasi muda Sumatera Bagian Selatan. (Ning)

Usai Raih 14 Medali, Lampung Dapat Kepercayaan Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri XVIII Tahun 2027

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Provinsi Lampung resmi ditunjuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVIII Tahun 2027. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan pataka atau bendera estafet dari Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam upacara penutupan Pornas Korpri XVII di Palembang, Sabtu (11/10/2025).

Penyerahan pataka tersebut menandai kepercayaan kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjadi penyelenggara ajang olahraga nasional antar-aparatur sipil negara (ASN) dua tahun mendatang.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dinilainya berhasil menyelenggarakan Pornas Korpri 2025 dengan tertib dan meriah.

“Kami melihat penyelenggaraan Pornas di Sumatera Selatan sangat meriah dan luar biasa. Kami akan berusaha, minimal bisa menyamai kemeriahan yang telah ditunjukkan Sumsel,” ujar Gubernur Mirza usai menerima pataka.

Menurutnya, ajang Pornas Korpri bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat solidaritas antar-pegawai pemerintah di seluruh Indonesia.

“Semangat kita harus terus dijaga. Pornas ini bukan hanya ajang olahraga, tapi juga sarana memperkuat persaudaraan, sinergi, dan semangat kebersamaan antarpegawai pemerintah,” ujarnya.

Gubernur Mirza menegaskan, Pornas Korpri 2027 akan dipusatkan di Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah utama. Ia berharap seluruh ASN dan masyarakat Lampung dapat terlibat aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan ajang tersebut.

Pemerintah Provinsi Lampung, kata Gubernur Mirza, akan mulai melakukan persiapan sejak dini, termasuk menyiapkan infrastruktur olahraga, akomodasi, dan sistem pendukung lainnya. “Kami ingin memastikan Lampung menjadi tuan rumah yang membanggakan, baik dalam penyelenggaraan maupun prestasi atlet ASN kita,” ucapnya.

Optimisme Gubernur Mirza didasari pada kesiapan Lampung yang kini tengah memperkuat infrastruktur olahraga dan fasilitas publik di berbagai kabupaten/kota. Selain itu, semangat kolaboratif ASN dan masyarakat dinilai menjadi modal utama untuk menjadikan Pornas Korpri 2027 sukses besar.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pornas Korpri 2025 telah memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi daerahnya. Menurutnya, ajang tersebut mampu menggerakkan perekonomian lokal secara luas.

“Perekonomian naik dengan kencang, omzet naik di segala sektor. Ini keberkahan bagi masyarakat Sumatera Selatan,” kata Herman Deru.

Ia berharap Provinsi Lampung dapat menyelenggarakan ajang serupa dengan lebih baik dan memberikan manfaat serupa bagi masyarakatnya. “Mudah-mudahan Lampung bisa lebih sukses, karena Pak Gubernur akan mengirim timnya untuk belajar dari pengalaman kami,” tambahnya.

Dalam ajang Pornas Korpri XVII di Palembang, kontingen Provinsi Lampung berhasil menorehkan prestasi dengan meraih total 14 medali, terdiri dari dua emas, lima perak, dan tujuh perunggu. Hasil tersebut menempatkan Lampung di peringkat delapan dari 102 kontingen yang berasal dari 38 provinsi dan 64 kementerian/lembaga se-Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi modal berharga bagi Lampung untuk meningkatkan prestasi di ajang berikutnya saat menjadi tuan rumah pada Pornas 2027. Selain kebanggaan olahraga, Pornas Korpri diharapkan mampu memperkuat citra Lampung sebagai provinsi yang siap menjadi pusat kegiatan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sport tourism.(Red