Ditinggal Kondangan, Rumah Agus Jamali Ludes Dilalap Si Jago Merah

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Rumah semi permanent milik Agus Jamali (51) warga RT 1 RW 6 dusun Banyumas desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan ludes dilalap api saat ditinggal menghadiri undangan di Sri Bawono Lampung Timur, Minggu (30/5/2026) sekitar pukul 10.00 wib.

Tidak ada korban jiwa saat peristiwa itu terjadi, namun barang miliknya berupa alat elektronik dan beberapa alat rumah tangga lainya habis terbakar api.

Mujiono (62) orang tua korban menyatakan dirinya mengetahui rumah anaknya terbakar sekitar pukul 10.00 wib,

” Saya tau rumah Agus terbakar sekitar pukul 10.00 wib, tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan karena ditinggal kondangan di Sribawono, ”

Menurutnya anaknya sudah dua hari ada dirumah saudaranya mengadiri  undangan, jadi tidak bisa menyelamatkan barang-barang miliknya.

Beruntung kebakaran ini tidak menyebar kerumah lainya, karena dari  pihak Damkar Sidomulyo segera datang memadamkan api, ” kata  Mujiono yang terlihat sedih ini.

Hal yang sama dikatakan oleh Kepala dusun 6 desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo Sukarman mengatakan bahwa orang yang pertama kali melihat  kejadian tersebut yakni Mujiono (62) orang tua korban.

Saat kejadian pemilik rumah Agus Jamali (51) tidak berada dirumah yakni sedang menghadiri undangan keluarganya di Sribawono Lampung Timur

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun barang berharga miliknya berupa barang elektronik dan barang-barang berharga lainya ludes terbakar. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir sekitar Rp. 50 juta rupiah,

” Alhamdulillah kejadian ini tidak menyebar kehunian lainya, karena Damkar Sidomulyo segera datang kelokasi kejadian,”  kata Kepala dusun ini.

Camat Kecamatan Sidomulyo Frans Sinatra Adung SP MM, yang hadir bersama unsur uspikan lainya mengatakan bahwa pihaknya mengetahui peristiwa tersebut setelah menerima laporan dari warga masyarakat dan pihak aparatur desa.

Menerima informasi tersebut pihaknya langsung kelokasi melihat kondisi yang terjadi dan meminta keterangan dari keluarga dan para saksi yang melihat kejadian ini, ” ucap Camat Sidomulyo ini kepada pelitaekspres.com.

Saat kejadian lanjut Camat Sidomulyo bahwa pemilik rumah tidak sedang berada dirumah karena menghadiri undangan keluarganya di Sribawono Lampung Timur.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh barang-barang milik korban habis terbakar. Atas peristiwa tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp.50 juta.

Untuk sementara penyebab kejadian tersebut diduga karena konsleting listrik, ” ungkapnya.

Alhamdulillah lanjut Camat yang sangat peduli dengan warganya ini rumah saudara Agus Jamali (51) warga dusun Banyumas desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo ini menjadi prioritas dalam program bedah rumah Pemkab Lampung Selatan, ” Setelah kami berkoordinasi, maka rumah pak Agus Jamali ditetapkan menjadi prioritas dalam program ” Bedah rumah ” Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama, ” tutur Camat Sidomulyo.

Namun demikian, pihaknya meminta kepada warga masyarakat bersama aparatur desa Sidodadi untuk bersama-sama membantu/bergotong royong membantu dalam musibah yang dialami oleh saudara kita ini.

Kemudian kepada warga masyarakat kecamatan Sidomulyo untuk lebih berhati-hati saat keluar rumah/bepergian. Pastikan semuanya aman, listrik, kompor dan lainya. Sehingga peristiwa yang sama tidak terjadi lagi, ” pungkasnya. (Cak Ton)

 

 

Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi Dengan ICA Singapura

SINGAPURA -(deklarasinews.com)— Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau melaksanakan kunjungan kerja bersama Atase Imigrasi Singapura ke Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura pada Jumat (29/05/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur S. Hamonangan, serta diikuti para Kepala Unit Pelaksana Teknis Imigrasi di wilayah Kepulauan Riau.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kerja sama bilateral antara Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia dengan ICA Singapura, khususnya dalam penguatan koordinasi pengawasan dan pelayanan keimigrasian di wilayah perbatasan. Setibanya di Singapura, rombongan disambut oleh Atase Imigrasi Singapura bersama jajaran pejabat ICA Singapura, di antaranya Coastal Commander, Domain Commander, dan Director of Intelligence. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) HarbourFront Singapura guna melihat secara langsung sistem pelayanan serta mekanisme pemeriksaan keimigrasian yang diterapkan oleh ICA.

Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan juga membahas tindak lanjut kunjungan Direktur Jenderal Imigrasi sebelumnya ke Singapura, termasuk rencana penyelenggaraan pertandingan olahraga persahabatan antara jajaran Imigrasi Kepulauan Riau dan ICA Singapura. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, namun juga sebagai sarana membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik antarpetugas keimigrasian kedua negara.

“Hubungan baik dan koordinasi yang kuat antara Imigrasi Indonesia, khususnya Kepulauan Riau, dengan ICA Singapura menjadi faktor penting dalam mendukung keamanan wilayah perbatasan serta peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura, sebelum akhirnya ditutup dengan ramah tamah antara kedua belah pihak. Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan kerja sama antara Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia dan ICA Singapura semakin solid, khususnya dalam mendukung pengawasan lintas batas negara serta peningkatan profesionalisme aparatur keimigrasian.(Red)

 

PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung menyembelih 10 ekor sapi dan 2 ekor kambing kurban di Kantor PWNU Lampung, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Sabtu (30/5/2026).

Dari penyembelihan tersebut, panitia berhasil mendistribusikan sebanyak 1.328 paket daging kurban, dengan rincian 1.278 paket daging sapi, dan 50 paket daging kambing. Daging tersebut didistribusikan kepada badan otonom, lembaga di lingkungan PWNU Lampung, serta masyarakat sekitar.

Salah satu hewan kurban yang disembelih merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan bobot mencapai satu ton. Selain itu, dua ekor sapi merupakan kurban dari PWNU Lampung.

Adapun tujuh ekor sapi lainnya berasal dari sejumlah tokoh dan pejabat di Provinsi Lampung, yakni Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof Wan Jamaluddin, Wakil Rektor II UIN Raden Intan Lampung Prof Safari Daud, Anggota DPR RI Muhammad Kadafi, Rektor IAI An Nur Lampung Prof Andi Warisno, dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Selanjutnya untuk 2 ekor kambing atas nama Asrofi dari NU Care-LAZISNU PBNU dan Sekretaris PWNU Lampung H Hidir Ibrahim.

Ketua PWNU Lampung, H Puji Raharjo, mengatakan ibadah kurban tidak boleh dipahami sebatas penyembelihan hewan semata, melainkan harus dimaknai sebagai bentuk ketundukan dan kepasrahan kepada Allah swt.

“Di tengah kehidupan modern, kita jangan sampai kehilangan esensi kurban. Kurban bukan hanya ritual ibadah biasa, tetapi refleksi mendalam tentang kepasrahan dan ketaatan kepada Allah swt,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan kurban bersama yang digelar PWNU Lampung menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan mempererat kebersamaan keluarga besar Nahdlatul Ulama di Lampung.

“Kurban bersama ini menjadi momentum mengukuhkan komitmen kebersamaan, mengeratkan hati, dan memperkuat persaudaraan. Tema yang diusung juga adalah kurban untuk mendamaikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua LAZISNU PWNU Lampung, H Ahmad Jalaluddin, menyampaikan penyelenggaraan kurban bersama merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi karakter Nahdlatul Ulama.

Ia mengapresiasi para shahibul kurban yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurbannya melalui PWNU Lampung.

“Kurban bukan hanya ibadah individual, tetapi juga ibadah sosial yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat dan para tokoh kepada PWNU Lampung terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Menurutnya, distribusi 1.328 paket daging kurban menjadi bentuk komitmen NU dalam menghadirkan kemaslahatan dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PWNU Lampung, Enny Puji Lestari, mengatakan seluruh proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dilakukan secara terencana dan melibatkan relawan serta panitia dari berbagai unsur di lingkungan NU.

“Kami berupaya memastikan proses distribusi berjalan tepat sasaran, sehingga manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga di sekitar Kantor PWNU Lampung,” katanya.

Ia berharap program kurban bersama yang dilaksanakan ini dapat semakin memperluas manfaat serta memperkuat kehadiran NU dalam pelayanan sosial dan pemberdayaan umat.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban ini melibatkan jajaran kepengurusan PWNU Lampung, badan otonom, lembaga NU PWNU Lampung, serta masyarakat sekitar yang turut bergotong royong menyukseskan pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 Hijriah.(red)

Ratusan Keluarga di Sekitar Blok A Terima Manfaat Kurban dari Pekerja dan Kontraktor Medco E&P

IDI RAYEUK -(deklarasinews.com)- PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) menyalurkan 39 hewan kurban berupa sapi dan kambing kepada masyarakat di 30 desa sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Aceh Timur pada Hari Raya Iduladha 2026, menjangkau ratusan keluarga penerima manfaat di sekitar Blok A (29/5/2026).

Hewan kurban diserahkan melalui perangkat desa untuk disembelih dan dibagikan langsung kepada warga. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian sosial para pekerja serta kontraktor Medco E & P.

Keuchik Desa Alue Ie Mirah, Romi Syahputra, M.H., menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih atas kepedulian pekerja Medco E & P dan para kontraktor yang terus berbagi dengan masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat dan telah kami distribusikan kepada ratusan warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Senior Manager Communication Medco E & P, Leony Lervyn, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. “Ketaatan dan keikhlasan para pekerja dalam berkurban di Blok A adalah sesuatu yang kami hormati, dan kami bersyukur dapat menjadi bagian di dalamnya untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar,” ungkap Leony.

Pada Iduladha 2026, di luar Blok A, PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) bersama Badan Dakwah Islam (BDI) MedcoEnergi turut menyalurkan puluhan hewan kurban melalui unit usaha dan aset perusahaan di berbagai wilayah operasional di Indonesia. (Ami)

Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa

KABUPATEN BEKASI -(deklarasinews.com)- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, kembali menyerahkan hewan kurban dalam momentum perayaan Iduladha 1447 H kepada Pondok Pesantren Attaqwa, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (29/06/2026). Penyerahan hewan kurban tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara Kementerian ATR/BPN dengan masyarakat dan lingkungan pondok pesantren.

“Bagi kami, kurban bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian dan ikhtiar untuk memperkuat persaudaraan serta menghadirkan manfaat bagi sesama. Semoga semangat berbagi dan keikhlasan ini terus menumbuhkan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.

Prosesi penyerahan berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan di halaman Pondok Pesantren Attaqwa. Menteri Nusron secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada Ketua Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, M.A. dan disaksikan para santri, pengurus pondok pesantren, serta jajaran Kementerian ATR/BPN.

Menteri Nusron mengatakan, semangat kurban harus menjadi pengingat pentingnya membangun solidaritas sosial dan gotong royong di tengah masyarakat. Hewan kurban yang diserahkan kali ini juga berasal dari partisipasi dan kebersamaan keluarga besar Kementerian ATR/BPN, mulai dari Menteri, Wakil Menteri, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, hingga para pegawai di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Hewan kurban tersebut kemudian disalurkan ke sejumlah pondok pesantren dan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Momentum penyerahan hewan kurban tahun ini juga bertepatan dengan milad ke-70 Pondok Pesantren Attaqwa. Menteri Nusron berharap, Pondok Pesantren Attaqwa terus menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

“Semoga Pondok Pesantren Attaqwa senantiasa memberikan kemanfaatan bagi umat, mentransformasikan nilai-nilai budi pekerti, serta turut membangun peradaban Indonesia yang lebih baik dengan mengedepankan prinsip ketakwaan dan akhlakul karimah,” pungkas Menteri Nusron.

Usai menyerahkan hewan kurban, Menteri ATR/Kepala BPN turut berziarah ke makam pahlawan nasional sekaligus pendiri Pondok Pesantren Attaqwa, Alm. KH. Noer Alie. Hadir mendampinginya dalam kesempatan ini, Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang selaku Ketua Panitia Kurban Peringatan Iduladha Tahun 1447 H, Farid Hidayat, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Kementerian ATR/BPN.(Nan)

Pemdes Ngeni Gerak Cepat Langsung Salurkan Bantuan BLT DD Pada 10 KPM

BLITAR –(deklarasinews.com)- Pemerintah Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar secara langsung menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dor to dor kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Jumat (29/5/2026).

Kegiatan penyaluran dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Ngeni yakni, Iwan Haris Efendi bersama perangkat desa dengan sistem door to door atau mendatangi rumah warga penerima satu per satu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi sosial ekonomi warga.

Program kegiatan penyaluran BLT Dana Desa sendiri merupakan salah satu kebijakan rutin pemerintah yang bertujuan memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin atau rentan miskin, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih memberikan tantangan bagi sebagian masyarakat pedesaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar seperti bahan pangan, biaya kesehatan, pendidikan anak, hingga kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Sementara itu Kepala Desa Ngeni, Iwan Haris Efendi, menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan, verifikasi, dan validasi secara ketat sesuai mekanisme yang berlaku. Penetapan KPM dilakukan melalui musyawarah desa agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan mengutamakan asas keadilan.

“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Desa Ngeni telah menyalurkan BLT Dana Desa kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat yang sebelumnya telah ditetapkan melalui proses pendataan dan musyawarah desa. Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang memang membutuhkan dan berhak mendapatkannya,” ujar Iwan Haris Efendi.

Menurut Haris, pemerintah desa bergerak cepat dalam proses penyaluran agar masyarakat segera dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk kebutuhan penting keluarga. Terlebih, sebagian warga masih menghadapi tekanan ekonomi akibat naiknya harga kebutuhan pokok dan tantangan penghasilan yang belum sepenuhnya stabil.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan menopang ekonomi masyarakat. Gunakanlah bantuan ini untuk kebutuhan yang benar-benar penting, terutama kebutuhan pokok keluarga, kesehatan, maupun pendidikan anak-anak,” paparnya.

Lebih lanjut, Haris menegaskan bahwa Pemerintah Desa Ngeni berkomitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan Dana Desa, termasuk dalam program BLT-DD. Oleh karena itu, seluruh proses dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai unsur masyarakat desa agar tidak menimbulkan polemik maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kami ingin seluruh program Dana Desa berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Pemerintah desa terus melakukan evaluasi serta pengawasan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kami juga terbuka terhadap masukan warga demi perbaikan pelayanan ke depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa juga menyampaikan harapannya agar kondisi ekonomi masyarakat Desa Ngeni terus membaik dari waktu ke waktu. Ia optimistis, dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, kesejahteraan masyarakat dapat semakin meningkat.

“Semoga bantuan ini membawa manfaat nyata bagi keluarga penerima. Harapan kami tentu masyarakat semakin mandiri, perekonomian membaik, dan kesejahteraan warga Desa Ngeni terus meningkat,” jrlasnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima BLT-DD mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah desa maupun pemerintah pusat. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga sehari-hari. Semoga program seperti ini terus ada untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkap salah seorang penerima manfaat.

Terakhir, Penyaluran BLT Dana Desa di Desa Ngeni menjadi bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat desa, sekaligus memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh warga desa yang membutuhkan.

Dengan pola penyaluran yang cepat, transparan dan tepat sasaran menunjukan Pemerintah Desa Ngeni komitmen terus hadir di tengah masyarakat.(Laila)

Tinggal 5 Hari Lagi! PLN UID Lampung Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Hari Kebangkitan Nasional

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mengajak masyarakat segera memanfaatkan program promo tambah daya listrik bertajuk “MeiLaju Lebih Terang: Bangkit Berdaya, Maju Berjaya” yang akan berakhir pada 2 Juni 2026 atau tersisa lima hari lagi (29/5/2026).

Program promo dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini memberikan diskon biaya tambah daya listrik hingga 50 persen bagi pelanggan 1 fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA untuk tambah daya maksimal sampai 7.700 VA.

Meningkatnya aktivitas masyarakat di rumah, termasuk tren work from home (WFH), aktivitas digital, hingga penggunaan kendaraan listrik, turut mendorong kebutuhan listrik yang lebih besar di rumah tangga. Penggunaan perangkat elektronik seperti laptop, pendingin ruangan, modem internet, serta kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik secara bersamaan membuat kapasitas listrik yang andal menjadi semakin penting agar aktivitas tetap berjalan lancar tanpa risiko listrik turun.

Melalui program ini, pelanggan berkesempatan memperoleh penghematan biaya tambah daya hingga Rp3.512.625 dibandingkan biaya normal. Sebagai contoh, pelanggan rumah tangga dengan daya awal 900 VA yang ingin menambah daya hingga 1.300 VA biasanya dikenakan biaya sekitar Rp.374.800. Dengan promo ini, pelanggan cukup membayar sekitar Rp.187.400.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Lampung, Heru Purwoko,, mengatakan hadirnya kembali program promo tambah daya ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang mudah, andal, dan terjangkau bagi masyarakat.

“Melalui program MeiLaju Lebih Terang: Bangkit Berdaya, Maju Berjaya, PLN ingin terus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listriknya dengan biaya yang lebih ringan. Kami memahami kebutuhan listrik masyarakat terus berkembang, termasuk untuk mendukung aktivitas digital, bekerja dari rumah, hingga penggunaan kendaraan listrik yang semakin meningkat. Karena itu PLN terus menghadirkan layanan yang praktis melalui PLN Mobile,” ujar Heru.

Untuk mendapatkan promo, pelanggan cukup melakukan satu kali transaksi pembelian token listrik atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile. Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan memperoleh e-voucher tambah daya yang dapat digunakan saat mengajukan permohonan tambah daya melalui PLN Mobile. (Red)

DPC PPWI Pesawaran Mantapkan Persiapan HUT ke-3

PESAWARAN -(deklarasinews.com)– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi dan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Pewarta warga Indonesia (PPWI) yang ke-3, bertempat di Sekretariat DPC PPWI Pesawaran. Jum’at, (29/5/2026).

Rapat dipimpin langsung Ketua DPC PPWI Pesawaran, Ngatijo, dihadiri seluruh pengurus, ketua bidang seksi, dan perwakilan anggota. Agenda utama: menentukan tema, jadwal, susunan acara, pembagian tugas panitia, serta rincian kegiatan selama rangkaian peringatan ulang tahun.

Dalam arahannya, Ngatijo menegaskan momen HUT ke-3 bukan sekadar perayaan, melainkan wujud syukur dan refleksi perjalanan organisasi.

“Kita ingin HUT ke-3 ini lebih bermakna, ada kegiatan sosial, diskusi pers, dan silaturahmi luas dengan elemen masyarakat, tokoh daerah, serta mitra kerja,” ujarnya.

Dalam rapat internal tersebut, ditetapkan tema: “Perkuat Persatuan, Peran Aktif Pers dan Penulis untuk Pesawaran Maju”. Kegiatan rencana: doa bersama, bakti sosial, pembagian paket sembako, bedah jurnalistik, pemberian penghargaan, dan malam puncak syukuran di akhir pekan berikutnya.

Sekretaris DPC, Dedi Arpani SE menambahkan seluruh panitia sudah dibagi tugas, koordinasi berjalan lancar, dan berharap dukungan seluruh pihak agar acara sukses dan aman.

“Acara HUT ke-3 PPWI Pesawaran ini juga akan undang unsur pemerintah daerah, Forkopimda, dan rekan media lain,” tambahnya.

Dengan rapat ini, seluruh persiapan ditargetkan selesai sempurna. Kami berharap HUT ke-3 PPWI Kabupaten Pesawaran makin mengukuhkan posisi organisasi sebagai mitra strategis pembangunan dan penyebar informasi yang benar, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran.(Dedi)

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Hadir di Berbagai Daerah untuk Perluas Akses Kompetensi

JAKARTA – (deklarasinews.com)– Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di berbagai daerah melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan pelatihan ini dirancang agar akses pelatihan vokasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan lebih dekat dengan domisili masing-masing, sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan tanpa terkendala jarak maupun akses lokasi.

“Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 kami laksanakan di BBPVP, BPVP, Satpel, dan UPTD di berbagai daerah agar akses pelatihan semakin merata. Pada Batch 2 ini, Kemnaker menargetkan sebanyak 30 ribu peserta,” ujar Yassierli dalam keterangannya melalui Biro Humas Kemnaker, Jumat (29/5/2026).

Pelaksanaan program ini mencakup berbagai wilayah di Indonesia melalui jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah. UPTP penyelenggara meliputi BBPVP Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang, serta BPVP Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.

Pelaksanaan PVN Batch 2 juga didukung Satpel Bengkulu, Lampung, Sofifi, Kupang, Bantul, Jambi, Lubuk Linggau, Majene, Mamuju, dan Palu. Selain itu, program ini turut melibatkan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai wilayah dengan BBPVP dan BPVP Kemnaker sebagai UPT pembina teknis.

Pada wilayah UPTP Pembina BBPVP Bandung, pelatihan mencakup Purwakarta, Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, Kuningan, Kota Banjar, Ciamis, dan Sumedang. Sementara itu, wilayah UPTP Pembina BBPVP Bekasi mencakup Mukomuko, Bengkulu Utara, Seluma, Kepahiang, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kabupaten Bogor, Karawang, Kota Bogor, Katingan, Seruyan, Sukamara, Barito Utara, Palangka Raya, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Kapuas, dan Tukoi Lau.

Di wilayah UPTP Pembina BBPVP Makassar, pelatihan mencakup Bone Bolango, Gorontalo, Luwu Utara, Pinrang, Takalar, Sinjai, Bone, Pangkep, Wajo, Palopo, Kepulauan Selayar, Parepare, Bireuen, dan Tolitoli. Adapun wilayah UPTP Pembina BBPVP Medan mencakup Kepulauan Riau dan Bengkalis.

Untuk wilayah UPTP Pembina BBPVP Semarang, pelatihan mencakup Banyumas, Rembang, Tegal, Pemalang, Jepara, Pati, Temanggung, Purbalingga, Salatiga, Grobogan, Demak, Semarang, Kudus, Wonosobo, dan Kota Pekalongan. Sementara itu, wilayah UPTP Pembina BBPVP Serang mencakup Pandeglang, Lebak, Sintang, Singkawang, Mempawah, Metro, Bandar Lampung, Musi Rawas, Banyuasin, Palembang, Prabumulih, dan Sumatera Selatan.

Pada wilayah UPTP Pembina BPVP Banda Aceh, pelatihan mencakup Aceh Selatan, Sabang, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, Meulaboh, dan Subulussalam. Adapun wilayah UPTP Pembina BPVP Bandung Barat mencakup Subang, Kota Cirebon, Bandung Barat, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bandung, dan Indramayu.

Wilayah UPTP Pembina BPVP Banyuwangi mencakup Situbondo, Jember, dan Kota Probolinggo. Sementara itu, wilayah UPTP Pembina BPVP Belitung mencakup Kepulauan Bangka Belitung, sedangkan wilayah UPTP Pembina BPVP Kendari mencakup Kolaka Utara, Kabupaten Buton, dan Kolaka.

Pada wilayah UPTP Pembina BPVP Lombok Timur, pelatihan mencakup Sumbawa, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Lombok Utara, Dompu, Manggarai Barat, Kota Bima, Kabupaten Bima, Selong, Ende, dan Kupang. Sementara itu, wilayah UPTP Pembina BPVP Padang mencakup Bungo, Tanjung Jabung Timur, Kepulauan Mentawai, Payakumbuh, Dharmasraya, Solok Selatan, Pasaman Barat, dan Solok.

Adapun wilayah UPTP Pembina BPVP Samarinda mencakup Barito Kuala, Banjarmasin, Tanah Bumbu, Balikpapan, Bontang, Nunukan, dan Tarakan. Di wilayah UPTP Pembina BPVP Sidoarjo, pelatihan mencakup Lamongan, Bojonegoro, Jombang, Mojokerto, Pasuruan, Malang, Surabaya, Tuban, Tulungagung, Kediri, Nganjuk, Sumenep, Wonojati Malang, dan Gresik.

Sementara itu, wilayah UPTP Pembina BPVP Sorong mencakup Biak dan Fakfak. Wilayah UPTP Pembina BPVP Surakarta mencakup DIY, Gunungkidul, Kulon Progo, Sukoharjo, Karanganyar, Purworejo, Boyolali, Wonogiri, Sragen, dan Ponorogo. Adapun wilayah UPTP Pembina BPVP Ternate mencakup Bitung.(Red)

Perkuat Kepedulian Sosial, FJB Berbagi Hewan Kurban

PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Dalam rangka merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Forum Jurnalis Berbagi (FJB) menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan tersebut melibatkan para jurnalis, relawan, serta masyarakat sekitar.

Hewan kurban yang telah disembelih kemudian dibagikan kepada warga yang membutuhkan di sejumlah wilayah di Kota Palembang.

Ketua Forum Jurnalis Berbagi, M. Andrian (Andre), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat solidaritas antarjurnalis sekaligus meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.

“Melalui momentum Iduladha ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi dan kebersamaan.

Semoga daging kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Andre juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jeddi S.I.K serta stakeholder yang telah memberikan dukungan dan perhatian terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan Forum Jurnalis Berbagi.

Selain menjadi bentuk ibadah, kegiatan kurban tersebut juga diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial antara insan pers dan masyarakat.

Acara berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan dengan tetap mengedepankan nilai gotong royong serta kebersamaan antaranggota Forum Jurnalis Berbagi dan warga sekitar. (Ning)