KEPULAUAN NIAS –(deklarasinews.com) – Walikota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua menghadiri peletakan batu pertama gedung gereja Bethany Indonesia yang berlokasi di jalan Makam Taman Pahlawan Desa Mudik Kecamatan Gunungsitoli, Sabtu (19/6/2021).
Dalam sambutannya, Walikota Gunungsitoli menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli mendukung pembangunan gereja, sekaligus mengucapkan selamat dan sukses atas dimulainya pembangunan Gereja Bethany Indonesia. Beliau juga menyakini bahwa biaya yang dibutuhkan dalam proses pembangunan gereja pasti didapatkan oleh Panitia dari berbagai pihak.
“Dari penjelasan Ketua Panitia Pembangunan Letkol Inf TP. Lobuan Simbolon tadi, bahwa semula dana yang didapatkan untuk kebutuhan pembelian tanah sangat minim, namun berkat kuasa Tuhan akhirnya pembelian tanah dapat terwujud. Demikian halnya nanti, saya optimis pembangunan pun bisa tercapai sesuai target,” ucapnya
Pada kesempatan itu, Walikota juga menyampaikan, Pemerintah Kota Gunungsitoli memiliki prinsip, yakni untuk mempercepat pembangunan kota harus dilakukan oleh semua pihak. Oleh karena itu Pemerintah Kota Gunungsitoli memberikan kemudahan dalam pengurusan izin khusus fasilitas umum seperti rumah ibadah.
Dijelaskannya dia, proposal pembangunan gereja telah diterima dan akan diproses. Harapannya bantuan hibah yang akan diberikan oleh Pemerintah Daerah dapat diterima tanpa melihat dari jumlah nilai yang diberikan. Namun, dipastikan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli akan selalu mendukung kegiatan pembangunan rumah ibadah.
Sebelumnya, dalam laporan Ketua Panitia Pembangunan, Letkol Inf TP. Lobuan Simbolon menyampaikan bahwa panitia telah bekerja mulai bulan November 2020 yang lalu dengan capaian telah melakukan pembayaran untuk pembelian lahan. Rencana gedung Gereja Bethany Indonesia yang akan dibangun dengan kapasitas 1.200 orang.” Ungkapnya.(Toro Harefa)