SERUI -(deklarasinews.com)- Pembukaan kegiatan “Harmoni Budaya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif” di Taman Odo, Serui, resmi digelar Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kepulauan Yapen bekerja sama dengan pelaku UMKM setempat.
Acara dibuka oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Cyfriamus Y. Mambay S.Pd., M.Si., mewakili Bupati Benyamin Arisoy S.E., M.Si. Hadir pula Ketua dan anggota DPRK serta unsur pimpinan OPD. Kedatangan Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi., M.H., bersama Pj. Sekda Cyfrianus Mambay, perwakilan Kodim 1709/Yawa, dan anggota DPRK—Mikha Runaweri, Fredolin Warkawani, Sadrak Warmetan disambut dengan tari adat suku Onate. Tarian tersebut melambangkan komitmen masyarakat Yapen dalam menjaga adat istiadat dan budaya leluhur.

Dalam keterangan pers, Ketua DPRK Ebzon Sembai menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, potensi budaya dan pariwisata Yapen harus terus dikembangkan dan dilestarikan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kreatif.
“Kegiatan ini sangat positif. Potensi daerah kita besar dan perlu dikembangkan serta dilestarikan oleh Dinas Pariwisata,” ujar Ebzon Sembai.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kreatif menampilkan beragam unsur kearifan lokal dalam acara tersebut, antara lain pameran seni, pertunjukan tari, seni ukir, dan musik tradisional. Ebzon menekankan pentingnya kolaborasi berbasis ekonomi agar pelestarian budaya memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus melibatkan pelaku UMKM agar sektor ekonomi masyarakat bergerak. Budaya Yapen bukan sekadar warisan, tetapi juga dapat menjadi ikon ekonomi yang mendongkrak pendapatan lokal,” kata Ebzon.
Lebih lanjut, Ebzon mendorong pemerintah daerah merumuskan program unggulan yang memprioritaskan pengembangan UMKM dan pelestarian adat budaya. Dukungan pemerintah daerah diperlukan agar kegiatan semacam ini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus menambah pendapatan daerah.

“Saya berharap pemerintah daerah memberikan dukungan nyata melalui program-program prioritas untuk UMKM dan pelestarian budaya. Dengan begitu, manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga Yapen,” tegasnya.
Sebagai penutup, Ketua DPRK mengingatkan pentingnya pelestarian warisan adat Papua di Kepulauan Yapen agar tetap dijaga oleh generasi penerus.
“Warisan budaya kita tidak boleh pudar oleh waktu. Budaya Papua adalah identitas dan amanah leluhur yang harus dipertahankan oleh anak cucu di tanah Papua,” pungkas Ebzon Sembai.
Kegiatan “Harmoni Budaya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif” diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya inisiatif ekonomi lokal dan memperkuat posisi budaya Yapen sebagai aset strategis pembangunan daerah.