BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Suasana khidmat menyelimuti Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (2/7), saat berlangsung pelantikan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031. Momentum tersebut menjadi tonggak baru bagi KAHMI Lampung dalam memperkuat peran strategis alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai mitra pembangunan daerah.
Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam pelantikan tersebut adalah dr. Zam Zanariah, Sp.N., M.Kes. yang resmi mengemban amanah sebagai Presidium MW KAHMI Lampung. Bersama Dr. Topan Karsa, S.H., M.H., H. Yuhadi, S.H., M.M., dan Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I., dr. Zam akan menjalankan roda organisasi di bawah koordinasi Dr. Budiyono, S.H., M.H. selaku Koordinator Presidium.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ir. H. Abdullah Puteh, M.Si. dan dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, para tokoh nasional dan daerah, akademisi, serta keluarga besar KAHMI se-Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa KAHMI merupakan organisasi yang dihuni oleh sumber daya manusia berkualitas yang telah banyak memberikan kontribusi di berbagai bidang kehidupan.
“KAHMI memiliki kekuatan intelektual, pengalaman, dan jejaring yang sangat besar. Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar potensi tersebut dapat menjadi energi bersama dalam mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujar Gubernur.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik dan berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan gagasan-gagasan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung.
Bagi dr. Zam Zanariah, amanah sebagai Presidium MW KAHMI Lampung merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.
Menurutnya, KAHMI memiliki peran penting sebagai wadah berhimpunnya para alumni HMI yang memiliki kapasitas dan kompetensi di berbagai sektor untuk bersama-sama memberikan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus mengabdi. KAHMI harus mampu menjadi rumah besar bagi para alumni yang terus menghadirkan gagasan, karya, dan aksi nyata bagi kemajuan Lampung,” ujar dr. Zam.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun organisasi yang kuat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, saya optimistis KAHMI Lampung dapat semakin berkontribusi, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan sumber daya manusia,” tambahnya.
Sebagai tokoh yang selama ini aktif dalam bidang kesehatan dan sosial kemasyarakatan, dr. Zam berharap kehadiran KAHMI mampu menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Nasional KAHMI yang diwakili Prof. Dr. Ir. H. Abdullah Puteh, M.Si. mengingatkan bahwa KAHMI harus terus menjaga independensi, memperkuat persaudaraan, serta menjadi organisasi yang mampu melahirkan solusi bagi bangsa.
Pelantikan MW KAHMI Lampung Masa Bakti 2026–2031 ini menjadi momentum mempererat ukhuwah antarsesama alumni HMI sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan Provinsi Lampung. Dengan bergabungnya berbagai tokoh dari beragam latar belakang profesi, diharapkan kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Lampung yang lebih maju, sehat, sejahtera, dan berdaya saing.(Red)