BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar rangkaian FEB Expo 2026 dengan Visiting Professor secara daring menghadirkan Dr. Sherwin G Matalandang, DiSDS dari College of Business Education and Governance Phillippines pada Sabtu, (20/6/26).
Visiting Professor diikuti seluruh mahasiswa dari FEB IIB Darmajaya meliputi mahasiswa S2 yakni Magister Manajemen dan Magister Manajemen Teknologi. Juga diikuti mahasiswa S1 dari Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, dan Prodi Bisnis Digital.
Dalam sambutannya Wakil Dekan FEB Aswin, S.E., M.M. mengatakan di era globalisasi dan transformasi digital saat ini, perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan internasional, kemampuan adaptasi, serta jejaring global yang kuat. Oleh karena itu, kolaborasi lintas negara melalui kegiatan seperti Visiting Professor dan Guest Lecture menjadi bagian penting dalam mewujudkan internasionalisasi pendidikan tinggi.
“IIB Darmajaya terus berkomitmen membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi pendidikan di dalam maupun luar negeri sebagai upaya meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi. Kami percaya bahwa pertukaran gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik dari berbagai negara akan memperkaya proses pembelajaran serta membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, harapannya para mahasiswa dapat memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan dunia bisnis, tata kelola organisasi, kewirausahaan, dan tantangan ekonomi global yang terus berkembang. Pengetahuan tersebut akan menjadi bekal penting dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat internasional. “Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sebuah kuliah umum semata, tetapi menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara IIB Darmajaya dan College of Business Education and Governance, Philippines,” tuturnya.
Sementara, Dr. Sherwin G Matalandang memaparkan topik “Driving Business Competitiveness Through Green Economy, Suistanable Performance dan ESG”. Perkembangan teknologi yang pesat membuat perubahan dalam bisnis ataupun perusahaan.
Berdasarkan data, Dr. Sherwin menyampaikan tahun 1981 – 2005 terjadi kerusakan dan pengabaian lingkungan akibat eksploitasi berkelanjutan yang dilakukan oleh perusahaan di dunia. Hal ini juga membuat belahan dunia terjadi perubahan iklim.
Selanjutnya, dengan kondisi tersebut kini setiap perusahaan membuat strategi dalam peningkatan efektivitas kerja menggunakan teknologi khususnya dalam mengurangi pemanasan global atau yang disebut Green Economy. Efektivitas dilakukan dalam mengurangi biaya operasional dengan penggunaan teknologi hijau atau yang sering disebut Green Energy.
Dr. Sherwin menuturkan dengan hal tersebut, strategi perusahaan modern tetap dapat berkembang dan meraup keuntungan finansial dengan menjaga lingkungan sekitar. Oleh karena itu juga, SDM yang saat ini harus disiapkan juga dapat menyesuaikan lingkungan perusahaan ataupun industri siap dalam adaptasi green energy dan green economy. (**)