PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Suasana malam Minggu di kawasan Jalan Kolonel Atmo, Palembang, kembali dipenuhi semangat olahraga dan hiburan masyarakat. Paguyuban Car Free Night (CFN) menggelar CFN Run 2026 Piala RDPS Cup dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1343 Kota Palembang, Sabtu (20/6/2026) malam.
Mengusung tema “Langkah Kecil, Dampak Besar”, kegiatan yang berlangsung di kawasan CFN Atmo tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana wisata malam yang semakin berkembang di pusat Kota Palembang.
Acara ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Palembang dan berbagai pihak terkait. Hadir mewakili Pemkot Palembang, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan
Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Isnaini, CFN Run menjadi salah satu agenda yang sangat positif dalam menyemarakkan peringatan HUT Kota Palembang ke-1343.
“Alhamdulillah malam ini kita kembali menyelenggarakan CFN Run. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam memeriahkan hari jadi Kota Palembang yang ke-1343,” ujarnya.
Isnaini berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan saat peringatan hari jadi kota, tetapi dapat menjadi agenda rutin yang digelar beberapa kali dalam setahun.
Menurutnya, event olahraga berbasis masyarakat seperti CFN Run memiliki potensi besar untuk meningkatkan partisipasi warga sekaligus memperkuat identitas Kota Palembang sebagai kota yang aktif, sehat, dan ramah terhadap kegiatan publik.
“Harapan kami kegiatan ini bisa dilaksanakan minimal dua hingga tiga kali dalam setahun untuk memeriahkan berbagai momentum penting Kota Palembang,” katanya.
Lebih lanjut, Isnaini menegaskan bahwa CFN Run bukan sekadar kegiatan hiburan semata. Di balik penyelenggaraannya, terdapat tujuan besar untuk menjaring dan melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang kelak mampu membawa nama harum Kota Palembang di tingkat nasional maupun internasional.
“Dari kolaborasi seperti ini kita berharap lahir atlet-atlet muda berbakat yang nantinya bisa mengharumkan nama Palembang, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Selain berdampak pada sektor olahraga, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat citra positif Kota Palembang sebagai kota yang kreatif dan dinamis.
Menurut Isnaini, semakin banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat, maka semakin besar pula peluang Palembang dikenal oleh masyarakat luas.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, nama Palembang semakin dikenal, semakin viral, dan menjadi kota yang diminati banyak orang,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap CFN Run. Tercatat sebanyak 80 peserta mengikuti perlombaan tersebut dan seluruhnya berasal dari Kota Palembang.
“Peserta yang mengikuti kegiatan malam ini berjumlah 80 orang dan semuanya merupakan warga Kota Palembang,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban CFN, Rio Saputra, mengungkapkan bahwa sejak dikukuhkan sekitar dua minggu lalu, pihaknya langsung melakukan berbagai pembenahan terhadap tata kelola kawasan CFN Atmo.
Pembenahan tersebut difokuskan pada penataan pelaku UMKM, pengelolaan area parkir, hingga pengembangan berbagai atraksi wisata yang lebih menarik dan variatif bagi pengunjung.
“Pasca pengukuhan, kami langsung bergerak melakukan pembenahan tata kelola UMKM, penataan parkir, serta menghadirkan atraksi yang lebih beragam agar pengunjung tidak merasa bosan,” ujarnya.
Rio menargetkan kawasan CFN Atmo dapat berkembang menjadi salah satu ikon wisata unggulan Kota Palembang yang dikenal secara luas, bahkan memiliki daya tarik seperti kawasan Malioboro di Yogyakarta.
Menurutnya, untuk mencapai target tersebut dibutuhkan pengelolaan yang baik, keberagaman UMKM, desain kawasan yang menarik, serta atraksi yang terus diperbarui.
“Ke depan, CFN Atmo kami harapkan menjadi destinasi wisata yang dikenal luas oleh masyarakat, baik dari Palembang maupun luar daerah. Ketika orang berkunjung ke Palembang, mereka tahu bahwa ada CFN Atmo yang wajib dikunjungi, sebagaimana orang mengenal Malioboro di Yogyakarta,” katanya.
Rio optimistis, dengan penataan yang baik dan atraksi yang terus berkembang, kawasan ini akan menjadi magnet wisata baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Intinya kita rapikan terlebih dahulu. UMKM tertata, parkir tertib, atraksi menarik. Jika semua berjalan baik, maka orang dari luar daerah akan datang berbondong-bondong ke Palembang,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa CFN Atmo tidak hanya akan menjadi tempat berkumpul masyarakat, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi UMKM serta ikon wisata baru bagi Kota Palembang.
Di sisi lain, Ketua Organizing Committee (OC) CFN Run 2026, M. Eko Wahyudi, didampingi Sekretaris OC Dodi Hari Utama, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Palembang dan Polrestabes Palembang.
Menurutnya, salah satu tujuan utama penyelenggaraan CFN Run adalah memberikan ruang positif bagi generasi muda sekaligus membantu mengurangi potensi tawuran, aksi kriminalitas jalanan, dan balap liar yang kerap terjadi pada malam hari.
“Setidaknya kegiatan ini dapat membantu mengurangi aksi tawuran, begal, maupun balap liar. Karena itu event ini bukan hanya sekadar kegiatan promosi atau hiburan semata,” katanya.
Eko menyebutkan bahwa CFN Run kali ini merupakan penyelenggaraan kedua dan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Bahkan ke depan, pihaknya berencana memperluas pelaksanaan kegiatan hingga menyasar lingkungan sekolah karena sprint run juga termasuk salah satu cabang olahraga yang berada di bawah naungan KORMI.
“Insya Allah kegiatan ini akan terus berlanjut. Ke depan tidak hanya dilaksanakan satu kali, tetapi bisa lebih sering dan bahkan masuk ke lingkungan sekolah,” ujarnya.
Antusiasme Peserta Sangat Tinggi
Meski jumlah peserta dibatasi hanya 80 orang karena keterbatasan waktu pelaksanaan yang berlangsung sekitar empat jam, minat masyarakat untuk mengikuti CFN Run disebut sangat tinggi.
Menurut Eko, jumlah pendaftar sebenarnya mencapai ratusan orang. Namun panitia terpaksa melakukan seleksi agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan sesuai jadwal.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Pendaftarnya mencapai ratusan orang, tetapi karena waktu pelaksanaan terbatas, kami hanya bisa mengakomodasi 80 peserta. Sisanya akan diikutsertakan pada event berikutnya,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa hampir tidak ada hambatan berarti selama penyelenggaraan kegiatan. Tantangan terbesar justru berasal dari tingginya minat masyarakat yang membuat waktu pelaksanaan terasa kurang panjang.
“Semangat para pemuda, pelajar, dan mahasiswa sangat luar biasa. Itu yang membuat kegiatan ini semakin hidup,” katanya.
Agustus Mendatang Kembali Digelar
Menutup keterangannya, Eko berharap CFN Run dapat menjadi ajang silaturahmi, sarana menjaga kesehatan, sekaligus media untuk membangun budaya hidup aktif di tengah masyarakat.
Dengan semangat “Palembang Olahraga, Palembang Sehat, dan Ceria”, panitia berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“InsyaAllah event berikutnya akan kembali digelar pada bulan Agustus mendatang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” tutupnya. (dkd)