Jalur Lintas Truk Bermuatan Batu Bara di Blokir Warga Desa Karang Langit Bartim

TAMIANG LAYANG -(deklarasinews.com)- Dianggap menjadi penyebab utama kerusakan jalan, warga Desa Karang Langit Kabupaten Barito Timur menindak tegas melakukan pemblokiran ruas jalan yang menjadi lintasan Truk-truk pengangkut batu bara di jalan desa setempat,Sabtu (29/01/2022).

Hal itu dilakukan warga dengan memasang portal atau penghalang dengan parang yang ditancapkan pada kayu sebagai penanda larangan melintas untuk angkutan perusahaan. Namun untuk masyarakat umum masih dibolehkan melintas sisi sebelah

Warga beralasan, pemblokiran ruas jalan ini lantaran truk-truk yang melitasi jalan desa setempat dengan bermuatan batu bara itu, menjadi penyebab utama atas kerusakan jalan desa.

Akibat aksi para warga Desa Karang Langit itu, sementara ini sopir dari truk yang hendak melintas hanya berdiam di sekitar kendaraan. Sambil menunggu penyelesaian masalah tersebut dari pemilik batubara.

Kemudian, saat dibincangi salah seorang sopir truk Kusnadi (54), dia mengatakan bahwa batu bara yang diangkut akan dibawa ke pabrik semen di Kabupaten Tabalong.

“Kami tertahan dari jam 7 pagi, dan sampai sekarang pemilik batu bara belum juga datang. Kalau kami hanya mengangkut saja,” jelas Kusnadi

Menurut Kusnadi, aksi dari warga kali ini untuk menuntut agar jalan yang rusak tersebut diperbaiki, karena dengan kondisi jalan yang rusak ini sudah menggangu aktivitas warga. Dia juga menyebutkan bahwa batu tersebut milik seseorang bernama Toni.

Namun saat dilakukan konfirmasi kepada pemilik batubara yang dimaksud Kusnadi, pesan yang dikirim hanya dibaca dan tidak ada tanggapan dari Toni.

Ditempat terpisah, Joliono yang menjabat sebagai Kepala Desa Karang Langit, membenarkan adanya penutupan jalan yang dilakukan warganya.

Di jelaskan dia, akibat kondisi jalan yang rusak parah, warga desa yang memiliki mobil tidak bisa keluar atau melewati jalan tersebut.

“Sesuai dengan tuntutan warga, saya minta agar jalan itu diperbaiki, dan jangan dulu melintas kalau belum selesai diperbaiki sehingga tidak tambah parah,” katanya.(DH)

Tinggalkan Balasan