Selasa , Desember 10 2019
Home / Daerah / MTM Eskpose Hasil Survei Infrastruktur Bandarlampung 2019

MTM Eskpose Hasil Survei Infrastruktur Bandarlampung 2019

BANDARLAMPUNG-(deklarasinews.com)- Survei dan Monitoring Infrastruktur diwilayah kota Bandarlampung telah selesai dilaksanakan oleh Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM) dimulai dari  bulan agustus sampai dengan bulan desember 2019 pada 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas PUPR Bandarlampung, Dinas Pendidikan dan kebudayaan dan Dinas Perdangan Bandar lampung.

Hasil Survei dan Monitoring tersebut diterima langsung oleh walikota bandar Lampung, Drs.Herman HN,MM, Kadis P&P Ir.Daniel Marsudi, Kadis Perdagangan Adiansyah, SE,MM,  sekretaris Dinas PU “Joko Purnomo Senin (02/12/2019).

Dari hasil survei tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Hasil penilaian visual akhir secara keseluruhan pada survei dan Monitoring pembangunan Infrastruktur  tahun 2019 Dapat disimpulkan, bahwa Nilai Interpretasi Infrastruktur 61,18 % , Kualitas Infrastruktur Sangat baik, Indeks 62 %, score 3,991 dengan respons alternatif ,Baik.
  2. Dinas PUPR bandar lampung, Nilai Interpretasi Infrastruktur 64,45 % , kualitas Infrastruktur “Sangat Baik, Indeks 69,49  %, score 11.569 dengan respon alternatif , Baik
  3. Pekerjaan flay over,  Nilai Interpretasi Infrastruktur 52,95  % , kualitas Infrastruktur “Sangat sesuai, Indeks 58,74   %, score 1.149 dengan respon alternatif , cukup Baik
  4. Dinas P & P bandar lampung, Nilai Interpretasi Infrastruktur 59,6   % , kualitas Infrastruktur “Sangat baik , Indeks  61,09  %, score 6.803 dengan respon alternatif , Baik
  5. Dinas Perdagangan, Nilai Interpretasi Infrastruktur 77,4   % , kualitas Infrastruktur “baik , Indeks  81,08  %, score,  296 dengan respon alternatif , sangat Baik.

Keterangan data diatas menjelaskan, Indikator Nilai Interpretasi Infrastruktur Merupakan penilaian prosentasi teratas atau perolehan nilai dasar terbesar terhadap hasil-hasil nilai  Lainya, yang menunjukan penilaian kualitas Infrastruktur  yang terdiri dari,  Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan  Gedung, Ketepatan Penyelesaian Pekerjaan ).

Sementara  Indikator nilai indeks deskritif Merupakan penilaian dengan menggunakan model skala likert untuk mengetahui nilai bobot, score  dan indeks pada model penilaian Interpretasi. yang terdiri dari :(Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Gedung, Ketepatan Penyelesaian Pekerjaan, lalu pekerjaan fly over terdapat ;  pekerjaan persiapan, pekerjaan  pondasi, pekerjaan badan jalan/aspal, ketepatan penyelesaian pekerjaan )

Ashari hermansyah, Dewan Direktur Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM), mengatakan

“survei yang dilakukan dengan metode Purposive Sampling, adalah teknik penelitian dengan menggunakan kriteria yang telah dipilih, sebanyak 29 sampel pekerjaan infrastruktur pada dinas PUPR Bandarlampung, 15 sampel pekerjaan infrastruktur pada dinas P&P Bandarlampung dan 1 sampel pekerjaan pada Dinas Perdagangan. Terangnya.

“Meskipun saat dilakukan  survei terdapat pekerjaan yang kurang sesuai speksifikasi, namun pada pelaksanaanya mengedepankan Toleransi dugaan Penyimpangan, yang berarti ketika kami sampaikan teguran kepada Instansi terkait, ada langkah-langkah tertentu yang di lakukan pelaksana atau pun konsultan pengawas untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Terangnya .

Sementara Kepala Dinas P&P Ir.Daniel Marsudi kota bandar lampung saat dikonfirmasi mengatakan, kedepan pembangunan infrastuktur akan lebih baik lagi, dan mengedepankan informasi publik agar lebih transparan, dan bagi pihak-pihak terkait yang melakukan sosial control untuk memberikan masukan positif dan saling bersinergi, ucapnya.

Hal senada yang disampaikan kepala dinas perdagangan, Adiansyah,SE,MM “Semoga hasil pembangunan pasar tersebut bermanfaat bagi pedagang dan masyarakat umum, katanya.

Ashari hermansyah menambahkan, pelaksananaan hasil survei dan monitoring tahun 2019 memberikan beberapa catatan sebagai Rekomendasi diantaranya;

  1. Mengedepankan persaingan yang sehat dalam rangka mengimplementasikan Peraturan presiden republik indonesia Nomor 16 tahun 2018 Tentang pengadaan barang/jasa untuk menghindari praktek-prektek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) demi tercapainya Pemerintahan Daerah Yang Baik, bersih dan berwibawa (Good goverment and Clean Goverment)
  2. Diharapkan Kedepanya lebih Baik lagi  pada proses perencanaan, Pelaksanaan dan Pengawasan, serta memperhatikan pelaku usaha kecil untuk pemerataan agar dapat  berpartisipasi dalam pembangunan Daerah khususnya kota bandar lampung.
  3. Dalam Rangka menjalankan amanat Undang-undang tentang Informasi Publik, yang berhubungan  dengan informasi Pekerjaan Infrastruktur, maka diharapkan kedepanya lebih  transparan memberikan informasi yang jelas dan terperinci pada Papan Nama atau Plang Proyek pekerjaan.
  4. penggunaan anggaran kedepanya agar lebih efektif, efesiensi dan tepat sasaranya peruntukannya.sambungnya.(*)

 

DIBACA - 2.364 KALI

Check Also

Di Temukan Mengapung di Sungai Saat Mencari Keong

LAMTENG – (deklarasinews.com) – Diduga kedinginan saat mencari keong mas, Sudarman (67) ditemukan mengapung di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *