Menengok Gaya Khotmanudin Memimpin, Tunaikan Visi Misi Bangun Pekon Rejosari

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Pria yang pada 2 Juni lalu genap usia 44 tahun, sapaannya Khotman. Komplitnya Khotmanudin, yang kini tengah emban amanat rakyat desanya, sebagai Kepala Pekon (Kakon) Rejosari, Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Dia salah satu dari delapan se-kecamatan, dan salah satu dari total 48 Kakon produk politik Pemilihan Kakon (Pilkakon) Serentak se-Kabupaten Pringsewu Tahun 2021, atau gelombang pertama non e-Voting.

Serta salah satu dari total 67 Pilkakon kurun 2021-2022, berikut ditambah dengan 19 Pilkakon Serentak se-Kabupaten Pringsewu Tahun 2022 metode pemilihan e-Voting, di 8 kecamatan diikuti total 55 calon Kakon, dan dengan total DPT 44.396 di 98 TPS, pada hari bersejarah gelaran pemilihan kepala desa bermetode pemilihan e-Voting kali pertama di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, di Sumatera, bahkan Indonesia.

Pada Pilkakon 24 Februari 2021, Khotman nomor urut 5 meraup terbanyak, 823 dari total 2.327 suara terdiri 2.301 suara sah dan 26 suara tak sah dari total 3 ribu pemilih. Disusul Slamet Riyadi (4) meraih 541 suara, Paulus Jatmoko (1) dan Waluyo (2) sama raihan 367 suara, Mispan HS (3) 203 suara.

Sejak itu, usai resmi dilantik periode jabatan 2021-2027, tokoh pemuda setempat dan dikenal aktif di pelbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan ini kontan tancap gas demi merealisasikan program kerja sesuai visi dan misinya.

Terakhir, seperti diwartakan Maria Winanda Wulandari, Operator Teknologi Informasi Pemerintah Pekon Rejosari sekaligus admin situs dan media sosial Pekon, Khotman ikut semringah mendapati capaian tiga orang warganya: Anton, Halim, Tio, berhasil bawa pulang tiga medali emas even olah raga Open Tournament Pencak Silat Pringsewu Cup ke-1 Tahun 2022, di Aula Universitas Aisyah Pringsewu (UAP), 24-26 Juni 2022, dari total 625 orang peserta: 94 usia dini, 241 pra remaja 241, 223 remaja, 60 dewasa.

Khotman, sehari-hari berkantor di Jl Hayani Nomor 119 Dusun Podorejo, Pekon Rejosari, mengucap selamat, berharap capaian jadi motivasi untuk terus berprestasi dan jadi motivasi bagi para atlet lainnya untuk juga berprestasi sesuai bidang ditekuninya.

Sebelumnya, bersama aparatur Pemerintah Pekon, Tanzil Fuad, Ketua Badan Hippun Pekon (BHP), nama subsidiaritas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Pringsewu, jajaran LPM, Karang Taruna Indonesia (KTI) Pekon, ketua RT, tokoh masyarakat Pekon, dan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) melakukan penanaman kurang lebih 100 batang bibit pohonkayu jenis alpukat bagian program ketahanan pangan dan penghijauan, pada Minggu (26/6/2022) lalu.

“Kami bagikan 200 batang bibit alpukat, sebagian dibagi ke kelompok tani Rejo Sari, sebagian ditanam di tanah Pekon. Kegiatan ini guna menumbuhkan semangat memiliki bagi tiap warga Pekon sehingga dapat turut menjaga, merawat pertumbuhannya. Hasil panen kelak dapat menambah penerimaan Pekon sehingga program kami memajukan Rejo Sari bisa lebih maksimal,” ujar alumnus SMU Negeri 1 Pringsewu angkatan 1997 ini.

Menambahkan ajakan, Khotman berharap kedepan jumlah pohon ditanam bisa terus ditambah, sehingga bukan tak mungkin Rejo Sari dapat menjadi salah satu sentra buah alpukat di Kecamatan Pringsewu.

Terkait program penanganan stunting, buah Khotman sigap melaporkan kasus stunting pada anak dari Misgiyanto, warga RT 06 RW 01 setempat, tak kalah sigap direspons di antaranya oleh Dinas Perikanan kabupaten sentra perikanan air tawar terbesar di Bumi Ruwa Jurai Lampung tersebut.

OPD Pemkab Pringsewu pimpinan Kadis Debi Hardian SPi MSi, pengampu program unggulan Gerakan Membangun Perikanan Menuju Kemandirian Masyarakat Berbasis Desa (Gerbang Ikan Desa) yang terakhir 6 parameternya yang masih kurang (produksi perikanan, nilai tambah produk perikanan, pelayanan, kelembagaan masyarakat, SDM, keterlibatan masyarakat dan pemangku) telah dirubah dan terintegrasi pula program Pengembangan Gerakan Pakan Mandiri (GERPARI) dan Pendampingan Teknologi dan Penerapan Standar Teknologi Budidaya Perikanan, Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), gerak cepat berikan bantuan pembuatan satu kolam darat, 500 benih ikan lele lengkap pakan, 21 Juni lalu.

Khotman, didampingi Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan, Saryono, Kepala Wilayah Dusun 1, Sarno, dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pekon Rejosari, terharu.

Senada Misgiyanto, Khotman berterima kasih atas bantuan dan curahan perhatian diberikan. Dia berharap dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh Misgiyanto selaku keluarga penerima manfaat.

“Penyerahan bantuan ini realisasi kunjungan tim Dinas Perikanan 6 Juni lalu. Kami harap ini dapat bantu memenuhi kebutuhan gizi anak bapak Misgiyanto. KPM Pekon Rejosari juga giat sosialisasi ke warga yang memiliki bayi atau balita untuk terus memperhatikan pemenuhan gizi anak, demi cegah stunting, dukung pertumbuhan anak yang cerdas dan sehat. Semoga ke depan tak ada lagi anak stunting di Rejosari ya,” asa Khotman.

Sebelumnya lagi, tepatnya Rabu (8/6/2022), Pemerintah Pekon Rejosari dan Puskesmas Rejosari, juga memvaksinasi 40 siswa PAUD Mutiara Sari pekon setempat, dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022,  menyusul sebelum, di PAUD Kutilang Sari, dengan jenis vaksin tersuntik: vaksin MR, kombinasi vaksin campak dan rubella, yang idealnya diberikan ke anak 9 bulan-15 tahun.

Sayang warga, Khotman mewanti orangtua agar bagi anaknya yang belum diimunisasi lengkap untuk dibawa ke faskes terdekat. “Layanan Posyandu Puskesmas Rejosari buka setiap Senin minggu keempat. Orang tua ayo pastikan anaknya dapat vaksinasi lengkap demi kesehatan, masa depannya.”

Dua hari setelah, pada Jumat (10/6/2022), didampingi perwakilan BHP Pekon Rejosari, para ketua RT, dan petugas Bank BRI KCP Pringsewu, Tubagus, mensosialisasikan dan membagi buku rekening program bansos Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa 2022 bagi 135 warga penerima manfaat yang dinilai layak berbasis usulan RT dan musyawarah Khotman, perangkat Pekon dan BHP setempat, dengan kriteria utama yakni warga sedang sakit kronis, terkena PHK ulah pandemi COVID-19, janda, lansia, tak berpenghasilan, dan yang belum pernah menerima bansos lainnya dari pemerintah.

“Pembagian di Balai Pekon, langsung oleh petugas BRI. Yang telah punya rekening dapat langsung cairkan dananya di ATM, bank, agen BRILink terdekat hari ini juga. Yang rekeningnya masih dalam proses bisa ambil Selasa (14 Juni 2022) BLT Dana Desa dibagikan ini untuk Januari, Februari, Maret, sebesar Rp900 ribu,” beber Khotman.

Haji Edi Supriyanto, wakil BHP, mengklaim penetapan alokasi BLT Dana Desa 2022 itu telah melalui rangkaian proses musyawarah seluruh pihak, sehingga warga penerima manfaat adalah mereka yang dianggap sungguh layak sebagai penerima.

Beda kesempatan, jauh sebelumnya, terkait hal lampau nun menjadi berbau terobosan kebijakan lantaran baru di era Khotman memimpin inilah kembali terealisasi seperti disampaikan oleh Ketua BHP Rejosari Tanzil Fuad, Khotman juga sempat mengagetkan publik desanya, saat dia mengeksekusi pembagian 1,130 ton beras kepada 113 kepala keluarga kurang mampu dari total 1,699 ton beras hasil pengelolaan tanah bengkok (tanah kas atau aset desa dikelola pemerintah desa), dan barulah 0,569 ton sisanya dibagikan untuk aparatur pekon dan kas desa, pada 25 April 2022 lalu.

Meski jumlah belum terhitung besar dimana masing-masing KK menerima 10 kg beras, namun Khotman bersyukur, sekuat tenaga sekuat iman telah dapat mengeksekusi tunai satu dari visi misinya saat mencalon: mensejahterakan warga masyarakat Pekon Rejosari lewat terobosan kebijakan, inovasi.

Pria yang dipercaya sejawat Kakon menjadi Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Pringsewu itu, memedomani betul cetak biru dan rencana aksi dokumen perencanaan dan penganggaran kegiatan pemerintahan dan pembangunan desanya.

Yakni, sesuai Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Pekon tersusun untuk pelaksanaan tahun berjalan, penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Pekon yang memuat visi misinya selaku Kepala Pekon, arah kebijakan pembangunan Pekon, serta rencana kegiatan meliputi bidang penyelenggaraan Pemerintahan Pekon, pelaksanaan pembangunan Pekon, pembinaan kemasyarakatan Pekon, dan pemberdayaan masyarakat Pekon Rejosari.

“Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa berikan perubahan besar bagi sistem tatakelola pemerintahan desa. Salah satu yang jadi acuan kami, saat ini desa jadi subyek, bukan lagi obyek pembangunan. Desa berwewenang mengatur beberapa hal demi percepat pencapaian kesejahteraan rakyatnya,” tutur dia.

Selain kepada Bupati dan Wakil Bupati, juga Camat Pringsewu Moudy Ary Nazolla yang 7 Juni lalu terpantau turun menilik titik rawan banjir di Pekon Rejosari didampingi jajaran, Khotman dan Kadus I Sarno, untuk melihat langsung penyebab banjir di RT 01 dan 02 RW 02 Pekon Rejosari, yakni arus air tidak mengalir semestinya akibat lokasi berkontur rendah plus sempitnya sungai hingga hujan lebat waktu lama akan menimbulkan banjir di situ lalu diputuskan segera dinormalisasi dengan pengerukan dan pelebaran sungai serta apabila diperlukan dipasang tanggul tinggi mencegah air meluap ke pemukiman, kolam dan sawah warga.

Dimana sebelumnya, guna pencegahan bencana alam, Pemerintah Pekon bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pringsewu pimpinan Kepala Pelaksana (Kalaks) Ananto Pratikno, melakukan penyuluhan dan pembentukan Satuan Tugas Bencana Alam Pekon Rejosari Jumat (3/6/2022) dilengkapi presentasi materi seputar Training of Trainer (ToT) Pembekalan Relawan Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Bencana “Redkar”.

Khotman, juga intens menimba pengalaman dari praktik baik dan kisah sukses “rumput tetangga”. Maksudnya? Dia tak segan untuk berburu ilmu kepada para Kakon lain pekon yang telah lebih dulu sandang status desa maju. Seperti disampaikan sejumlah warga terpisah, Khotman dinilai sosok pembelajar.

Di dalam menjalankan tugas, wewenang, fungsi, hak, dan kewajibannya sebagai Kepala Pekon, warga RT 01 RW 01 Dusun I Podorejo ini gigih upaya taat asas, sesuai ketentuan hukum perundang-undangan bidang desa yang berlaku, mulai dari Pasal 18 ayat (6) Batang Tubuh UUD 1945, UU Desa, UU 48/2008 tentang Pembentukan Kabupaten Pringsewu, UU 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, Peraturan Pemerintah (PP) 43/2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Atas UU Desa juncto PP 47/2015 tentang Perubahan PP 43/2014 juncto PP 11/2019 tentang Perubahan Kedua PP 43/2014.

Lalu Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi (Permendes PDTT) 1/2015 tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul Dan Kewenangan Lokal Berskala Desa, Peraturan Mendagri (Permendagri) 83/2015 tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa, Permendagri 84/2015 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa, Permendagri 110/2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa, Permendagri 1/2017 tentang Penataan Desa, Permendagri 67/2017 tentang Perubahan Permendagri 83/2015, dan Permendagri 113/2014 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Permendagri 20/2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Juga, Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pringsewu 4/2017 tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Pekon sebagaimana telah diubah terakhir dengan Perda Kabupaten Pringsewu 7/2019, lalu Peraturan Bupati (Perbup) Pringsewu 49/2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Pekon, Perbup Pringsewu 07/2020 juncto Perbup Pringsewu 1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon.

Saat ini, Khotman sehari-hari dibantu oleh tim solid perangkat Pekon Rejosari, yakni Sekretaris Pekon Ferly Pramudio, Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Ahmad Hudhori, Kaur Perencanaan Taufieq Ardianto, Kaur Tata Usaha dan Umum Mita Bela.

Lalu, Kasi Pemerintahan Erma Febri Liani, Kasi Pelayanan Ahmad Aziz Arrizal, Kasi Kesejahteraan Saryono, serta dua tenaga Operator Smart Village, Maria Winanda Wulandari dan Ayu Lestari.

Di jajaran wilayah dusun, diperkuat Kadus I Sarno, menaungi wilayah kerja dari enam Ketua RT yaitu Bambang Sukendar (RT 001), Agus Salim (RT 002), Nurhidayat (RT 003), Khaerudin (RT 004), Rohman Sahri (RT 005) dan Puji Teguh (RT 006).

Serta, Kadus II Jatmoko, menaungi wilayah kerja empat Ketua RT, yakni Tukino (RT 001), Andi Kurnaidi (RT 002), Antonius Sigit AM (RT 003), dan Anim Susi Lantoro (RT 004).

Tambahan informasi, Khotmanudin juga merupakan salah satu peserta kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kepala Pekon Dan Perangkat Dalam Perencanaan Pembangunan Pekon Kabupaten Pringsewu Tahun 2021, di Novotel Lampung Hotel Bandarlampung, pada 1-4 Desember 2021.

“Secara pribadi dan atas nama aparatur, saya meminta doa pada seluruh warga masyarakat agar kami perangkat pekon senantiasa diberikan kesehatan, dan agar dalam memimpin Pekon Rejosari tercinta ini demi mewujudkan diri menjadi lebih maju sejahtera, kami dapat terus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan melayani masyarakat dengan ikhlas,” ujar Khotmanudin, dikutip dari pidatonya saat acara pembagian buku rekening Bank BRI bagi 135 warga penerima manfaat program Bansos BLT Dana Desa Tahun 2022 Pekon Rejosari, pada 10 Juni lalu. [red/Muzzamil]

DIBACA - 9 KALI

Check Also

Pekon Sukamarga Suoh Gelar Turnamen Bola Kaki Dalam Rangka Memeriahkan HUT  RI Ke 77

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memeriahkan Ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77, Pemerintah Pekon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.