Kejaksaan Bakal Panggil Oknum Kades Bayas Jaya

PESAWARAN – (deklarasinews.com)- Nampaknya Dosa besar yang di duga di lakukan Darwis Oknum kepala Desa Bayas jaya terkait sejumlah dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) dan Angaran Dana Desa (ADD) tahun 2020 mulai terkuak satu persatu pasalnya sejumlah  pengakuan yang mengejutkan dari salah seorang Marbot yang nama nya di cantum kan sebagai penerima dana insetif yang di duga disimpangkan oleh oknum kades bayas jaya.

Pengakuan tersebut di sampaikan oleh Nurdin kepada sejumlah media,menurut nya bahwa diri nya selama ini tidak pernah menerima dana apa pun dari kepala desa batas jaya sebagai Marbot,bahkan dirinya mengku terkejut jika terdapat tanda tangan dirinya sebagi penerima dana insetif selaku marbot.

“jujur mas saya selaku marbot selama ini tidak pernah menerima dana sepeserpun dari insentif marbot apa lagi menandatangani sebagai penerima insetif yang di berikan oleh pihak desa,jelas itu tidak benar mas,baik dari tahun 2020 sampai sekarang saya tidak menerima dana apa pun dari desa,”cetus nya.

diri nya juga sangat kecewa dengan  kebohongan yang di lakukan oleh oknum kepala desa Bayas jaya karena selain sebagai  nama nya di cantum kan sebagai penerima dana insetif sebagai marbot nama nya  juga tercantum sebagai penerima insetif sebagai guru ngaji.

“saya sangat kecwa atas perbuatan oknum kepala desa mas,karena nama saya di cantumkan sebagai penerima dana insetif marbot dan penerima dana insetif guru ngaji,bahkan tanda tangan saya pun di palsukan sebagai penerima dana insentif,”papanya lagi.

bahkan dirinya membuat pernyataan di atas matrai sepuluh ribu yang mangatakan bahwa diri nya Selma ini dari tahun 2020 sampai  tahun 2021 tidak pernah menerima dana insetif marbot dan dana insentif sebagai guru ngaji dari pihak kepala desa maupun dari pihak mana pun dan menadatangani apa pun sebagai penerima insentif.

“untuk membuktikan kalau saya tidak pernah menerima dana insentif baik marbot atau sebagai guru ngaji saya sudah buat pernyataan mas,jadi pernyataan yang saya buat ini saya buat dengan sadar dan dapat di pergunakan sebagai mana mestinya dan saya siap bersumpah kalau saya selama ini benar benar benar tidak pernah menerima uang dari kepala desa bayas jaya,”pungkas nya seraya mengatakan saya meminta kepada pihak terkait untuk dapat menindak tegas oknum kades bayas jaya yang telah menzolima saya.

Hal senada juga di sampaikan oleh salah seorang yang nama nya tidak mau di sebutkan karena alasan takut kepada media ini mengatakan,bahwa diri nya juga di cantum kan nama sebagai penerima insetif marbot padahal dirinya tidak sama sekali menerima dana tersebut.

“nama saya juga di cantum kan mas sebagai penerima insetif marbot padahal saya sendiri belum pernah menerima dana tersebut,jadi saya sangat kecewa kepada oknum kades Bayas jaya Karen telah melakukan kecurangan terhadap warga nya sendiri,”cetus lelaki setengah baya itu. (defa)

DIBACA - 81 KALI

Check Also

Made Sukentre Menyangkal Seluruh Tuduhan Pelapor dugaan Penyimpangan Bantuan di PHDI Lamsel

WAY PANJI  – (deklarasinews.com) – Mantan Ketua Parisade Hindu Dharma (PHDI) Lampung Selatan Made Sukentre, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *