PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Kompor biomass adalah suatu product hasil karya anak bangsa yang diproduksi oleh Pusat Koperasi TNI AD (Puskopad) Kartika Siliwangi. Kompor tersebut sebagai alternatif yang tidak menggunakan bahan bakar gas ataupun minyak melainkan menggunakan bahan kayu yang dipotong kecil ataupun briket.

Diketahui biomass sering dipakai untuk memasak di daerah pedesaan karena kayu sangat mudah ditemui.

Hal tersebut di katakan Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arm Andi Achmad Afandi melalui Kaprimkop Kartika Kodim 0619/Pwk Letda Kav Unang usai menjelaskan cara mengoperasikan Kompor Biomass di Lapangan Upacara Makodim 0619/Purwakarta. Selasa (20/12/2022).

BACA:   Pastikan Panen Optimal, Babinsa di Klungkung Pantau Lahan Pertanian Warga

Menurutnya, Kompor biomass juga dapat membantu untuk mengurangi pemakaian kayu, daun dan ranting secara signifikan.

“Hal ini pun jelas lebih baik jika dibandingkan dengan kompor tungku tradisional yang boros dalam urusan pemakaian bahan bakar. Jadi, tak hanya akan menghemat bahan bakar tapi juga menghemat pengeluaran,” kata Letda Kav Unang.

BACA:   Sertu Agus Komsos Dengan Warga Binaannya

Sementara itu, Kaprimkop Kodim 0619/PWK, menambahkan Kompor biomass terdapat 2 macam jenis yakni, Kompor biomass elektrik dan manual. Untuk kompor Biomass elektrik secara pengoperasiannya lebih simpel dan efesien cukup menggunakan accu 12 volt sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan blower.

BACA:   Pangdam II/Sriwijaya Resmikan Lapangan Tembak Yonif 141/AYJP, Muara Enim

Selain untuk memasak masakan, kompor biomass elektrik bisa juga digunakan untuk menyalakan lampu lcd dan mengecas hp. Namun Kompor biomass manual secara pengoperasian tidak jauh beda dengan kompor biomass elektrik.

“Kompor biomass manual tidak menggunakan accu atau listrik, hanya menggunakan air yang akan menjadi uap sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan blower,” pungkasnya. (DR)

 

Tinggalkan Balasan