PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Demi kenyamanan dan keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) bagi yang merayakan. Jelang nataru polres Pagar alam dirikan 4 pos pengamanan, 2 pos pelayanan dan 4 pos pantau

Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru atau Nataru Tahun 2023, Polres Pagaralam Polda Sumsel akan menyiagakan Empat pos pengamanan,Dua Pos pelayanan dan Empat Pos Pantau..

“Untuk persiapan Nataru 2023 nanti, informasi terbaru kita ada Empat pos pengamanan, Dua Pos pelayanan dan Empat Pos Pantau yang akan disiagakan,” ungkap Kapolres Pagaralam AKBP Arif Harsono melalui Kabag Ops AKP Herri Widodo di dampingi Kasi Humas Akp Wempy Kayadu Selasa, (20/12/2022).

Ia menambahkan, ada Empat pos Pantau tersebut. Dimana pos itu berada di Pos Pantau MTQ Talang Beduk, Talang Pasai Tugu Rimau dan Tugu Jeep yang memantau kegiatan keluar masuknya Mobilitas ke Kota Pagaralam.

“Pos Pantau gunanya memantau dan mengatur rekayasa lalu lintas,”imbuhnya.

Dikatakannya lagi, dengan begitu masyarakat maupun wisatawan yang mau ke Pagaralam ada Posnya. Atau yang dari Pagaralam mau ke arah Lahat – Palembang juga ada Posnya.

“Gunanya apa? nanti disitu akan kita jadikan sebagai tempat Rest Area. Sehingga jika masyarakat ada yang merasa capek, bisa mampir sebentar disana. Tapi ini masih kita koordinasikan dengan pihak Dinas terkait,” tuturnya.

Saat disinggung rencana pelaksanaan Operasi Lilin? dirinya menuturkan, mereka sudah mendapat TR. Namun menurutnya juga, rencana awal itu pada tanggal 22 Desember 2022.

“Jadi sebelum itu, kita ada kegiatan-kegiatan lain, terutama ada rakor. Setelah rakor, kita akan melaksanakan pengecekkan di lapangan pada 21-22 Desember.

Dan gelar pasukan pada 22 Desember. Hal ini untuk memastikan pos-pos telah berdiri,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mereka menghimbau masyarakat yang melakukan perjalanan jauh supaya beristirahat, kalau sudah merasa lelah.

Dimana menurutnya, jika membutuhkan pengawalan polisi, silahkan hubungi polisi terdekat.”jangan ragu untuk menghubungi polisi bila perlu bantuan.”ingatnya.

“Insya Allah, kita akan bantu masyarakat untuk melanjutkan perjalanannya supaya aman, daripada dipaksakan,” tutupnya.(**)

Tinggalkan Balasan