MUARA ENIM -(deklarasinews.com)- Kodam II/Sriwijaya menggelar Puncak Peringatan Hari Infanteri TNI AD Ke-74 Tahun 2022 yang dipusatkan Lapangan Merdeka Kabupaten Muara Enim, Senin (19/12/2022). Upacara Hari Infanteri Ke-74 Tahun 2022 ini dipimpin oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Izak Pangemanan, mewakili Pangdam II/Sriwijaya.

Kebersamaan masyarakat dengan prajurit TNI AD tampak pada saat kegiatan penyambutan peleton terakhir pembawa simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya sebagai panji panji kebesaran korps Infanteri dan Pesan – pesan Jenderal Sudirman. Masyarakat Muara Enim dan semua pelajar dengan wajah ceria serta penuh dengan antusias tinggi ikut berjalan mengiringi peleton terakhir, dengan diiringi Drumband Canka Sriwijaya untuk memasuki lapangan Merdeka Muara Enim.

Upacara hari ulang tahun Infanteri kali ini diselenggarakan secara sederhana namun khidmat yang diwarnai dengan penampilan, “Pasukan Tradisional Tahun 1945 atau Tentara Tempo Doeloe”, sebagai kilas balik perjuangan rakyat Indonesia yang bergabung dalam ketentaraan di masa lampau.

Kemudian dirangkaikan dengan kegiatan penyerahan simbol Yuddha Wastu Pramuka Jaya, yang merupakan manifestasi dari bentuk jiwa korsa sekaligus kebanggaan bagi Prajurit Infanteri, sebagai pasukan terdepan dalam setiap pertempuran.

Komandan Pussenif Letnan Jenderal TNI Arif Rahman, M.A., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Izak Pangemanan menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Prajurit Korps Infanteri dimanapun berada dan bertugas. Sehingga atas pengabdian dan pengorbanan sampai dengan saat ini, mampu mengharumkan nama baik Korps Infanteri dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI Angkatan Darat.

BACA:   Antusias Mayarakat Ikuti Vaksinasi Dosis Ke Dua Di Kodim 0410/KBL Cukup Tinggi

Latar belakang historis lahirnya Hari Infanteri tidak terlepas dari keberhasilan perang gerilya di bawah komando Panglima Jenderal Sudirman. Berdasarkan Keputusan Panglima Besar Jenderal Sudirman yang tertuang dalam Perintah Kilat No 1/PB/D/48 Tanggal 19 Desember 1948, Perang Gerilya dilaksanakan oleh Angkatan Perang yang didukung penuh oleh rakyat ditiap-tiap kantong perlawanan (Wehrkreise).

Panglima Besar Jenderal Sudirman memimpin langsung para pejuang saat melawan belanda. Dengan menggunakan senjata tradisional dan perlengkapan perang yang terbatas, para pejuang kita mampu mengatasi tentara belanda yang sudah memiliki senjata modern. Metode perlawanan yang diterapkan yaitu serbu dan lari (Hit And Run) berasal dari basis gerilya yang tidak mengenal waktu operasi.

Para pejuang melakukan penyerangan ke pos-pos yang dijaga belanda atau saat konvoi. Taktik tersebut membuat belanda bingung dan kewalahan karena melakukan penyerangan tiba- tiba. Para pejuang bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cara berjalan kaki. Strategi dan taktik tersebut membuat pasukan belanda lemah dan kalah, sehingga mereka terpaksa mundur.

Dari peristiwa tersebut, kita bisa mengambil nilai-nilai berupa jiwa nasionalisme, cinta tanah air, rela berjuang, pantang menyerah dan manunggal dengan rakyat. Nilai-nilai tersebut harus selalu terpatri dalam jiwa dan sikap serta perilaku setiap Prajurit Korps Infanteri”.

“Saya instruksikan agar seluruh Prajurit Korps Infanteri mampu menjadi pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekitarnya. Selain itu, untuk selalu berdiri kokoh di atas pondasi jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan profesional. Selain itu, tingkatkan semangat jiwa korsa yang positif, namun jangan sampai terjebak dalam jiwa korsa yang sempit”, jelasnya.

BACA:   Pangdam dan Kasdam Brawijaya Beri Wejangan Untuk Komandan Satuan

“Mengacu harapan-harapan di atas, saya menilai Tema Hari Infanteri Ke-74 ini yaitu “Infanteri Yang Modern Dan Selalu Di Hati Rakyat” adalah sangat tepat dan patut dijadikan pedoman dan arah bagi Prajurit Korps Infanteri dalam mengemban tugas di masa yang akan datang”, pungkas Kasdam  mengutip amanat Danpussenif.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara Syukuran dan pembagian sembako secara simbolis yang dipimpin oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Izak Pangemanan didampingi sejumlah pejabat Kodam II/Swj.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Irdam II/Swj, Danrem 044/Gapo, Bupati Muara Enim beserta Forkopimda, Danrindam II/Swj, Para Aisten Kasdam II/Swj, para Dan/Kabalkdam ll/Swj,  Dandim 0404/Muara Enim, Kapolres Muara Enim, para Danyon, Ketua LVRI, Ketua PPAD dan Ketua Warakawuri Kabupaten Muara Enim beserta tamu undangan lainnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, selain Upacara dan Syukuran pada Puncak Peringatan Hari Infanteri ini, ditempat yang sama digelar juga kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Pameran Alutsista yg dimiliki Satuan Tempur (Satpur) dan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) jajaran Kodam ll/Swj.

Hal ini dimaksudkan sebagai sarana memperkenalkan diri kepada masyarakat terhadap persenjataan TNI AD yang ada di Satuan-satuan jajaran Kodam II/Swj, juga sebagai sarana edukasi bagi pelajar/generasi muda, untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

BACA:   Irwasda Polda Sumsel Membuka Latihan Teknis Fungsi Binmas Polda Sumsel 2022

Selain pameran Alutsista juga masyarakat diberi kesempatan untuk berfoto dan naik kendaraan taktis TNI AD serta berkeliling Kota Muara Enim. Hal Ini juga merupakan sebagai bentuk kebersamaan Prajurit TNI AD dengan Rakyat, sehingga TNI AD memang benar-benar di hati rakyat.

Bupati Muara Enim, Bpk. Kurniawan sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI, yakni Peringatan Hari Infanteri Ke-74. TNI hadir oleh rakyat, dari rakyat dan untuk rakyat.

“Dengan dukungan dari masyarakat lahirlah TNI yang sangat kuat, modern dan teguh, menjadi kebanggaan kita”, kata Bupati.

“Oleh karena itu, jadilah TNI yang selalu dekat di hati masyarakat, dan siap menjaga keutuhan, kedaulatan bangsa dan negara Republik Indonesia. Selamat Hari Infanteri Ke-74, semoga jaya dan sehat selalu”, pungkasnya.

Demikian juga dengan Pelajar SMK Muara Enim, mereka sangat berterima kasih atas dilaksanakannya kegiatan Hari Juang Ke-77 dan Hari Infanteri Ke-74. Harapannya, agar seluruh TNI AD semakin jaya dan semakin sukses ke depannya.

Hal senada juga disampaikan oleh para Purnawirawan TNI, mereka mengaku sangat senang dan bangga dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut. “Kedepannya kegiatan seperti ini dapat lebih ditingkatkan, karena ini merupakan momentum bagi kami untuk mengingatkan kembali sejarah perjuangan beberapa puluh tahun silam”, ujarnya. (Rls/Ags).

Tinggalkan Balasan